1.700 Ha Lahan Sawit Terancam Hilang


korankaltim
korankaltim
2016-10-05 05:00:29
SANGATTA – Lahan sawit seluas 1.700 hektare milik Pemkab Kutim yang berada di Desa Sebulung, Kecamatan Muara Bengkal, terancam diambil alih kabupaten tetangga.

Pasalnya, tanpa sepengetahuan Pemkab Kutim, kawasan perkebunan milik PT BP, telah dimasukkan pemerintah kabupaten tetangga, ke dalam areal tapal batas milik mereka, dan menjadi bagian rencana tata ruang wilayah atau RTRW kabupaten tetangga, yang saat ini tengah di ajukan ke Pemprov Kalimantan Timur. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Camat Muara Bengkal suwandi, saat mengikuti acara Coffee Morning, di ruangan Meranti, Senin (4/10).

“Kami berharap Pemerintah Kutim dapat segera mencarikan solusi permasalahan tersebut. Pasalnya, lahan dengan luas 1.700 hektare areal itu adalah lahan perkebunan masyarakat. Jika ditarik ke daerah lain (kabupaten tetangga), maka ditakutkan akan dapat menimbulkan konflik antar masyarakat setempat,” katanya.

Terkait itu, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengakui, jika dirinya telah menerima laporan tersebut dari Camat Muara Bengkal, maupun dari perwakilan masyarakat Sebulung. “Saat ini, sedang kita koordinasikan untuk penyelesaiannya, dengan pihak-pihak terkait,” paparnya. (sab)

baca LAINNYA