Home >> PEMPROV KALIMANTAN UTARA >> 1 Januari TDL Tarakan Ikut Nasional
TARIF NASIONAL  -  Per 1 Januari 2017, masyarakat Tarakan akan menikmati Tarif Nasional, setelah status PT PLN Tarakan dialihkan ke PT PLN (Persero).
TARIF NASIONAL - Per 1 Januari 2017, masyarakat Tarakan akan menikmati Tarif Nasional, setelah status PT PLN Tarakan dialihkan ke PT PLN (Persero).

1 Januari TDL Tarakan Ikut Nasional

PLN Tarakan Dikelola Unit Layanan Khusus

TARAKAN – Melalui upaya yang tidak kenal lelah kurang dari 10 bulan sejak Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie dan Wakil Gubernur (Wagub) H Udin Hianggio dilantik 12 Februari lalu, pengembalian status anak usaha PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Tarakan yang secara resmi Izin Usaha untuk Kepentingan Umum (IUKU) dicabut oleh Gubernur 12 Oktober lalu, akhirnya berbuah manis.
Dalam masa transisi tersebut PT PLN Persero telah menyiapkan tim agar segala sesuatunya bisa berjalan lancar dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat Kota Tarakan.
Irianto menyampaikan, dirinya mendapat laporan dari Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Kalimantan Djoko Rahardjo Abumanan, yang menyebutkan bahwa PT. PLN Persero telah menyiapkan berbagai hal khususnya terkait keperluan administrasi pengambilalihan status PLN Tarakan.
“Alhamdulillah, pertemuan bersama Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir di Jakarta beberapa waktu lalu ditindaklanjuti dengan cepat. Tadi pagi saya dilaporkan Pak Djoko bahwa semua proses telah berjalan sesuai harapan dan mudah-mudahan awal tahun depan (2017) depan, masyarakat Tarakan sudah bisa menikmati listrik sama dengan masyarakat lain di Indonesia,” ungkap Irianto, Minggu (20/11).
Dia menyampaikan informasi dari Djoko, untuk kelistrikan di Tarakan sudah ditetapkan organisasi PLN (persero) setingkat unit pelayanan dengan sebutan Unit Layanan Khusus Tarakan atau setingkat dengan Area Berau. Bahkan nama-nama pejabat definitifnya serta Surat Keputusan (SK) Dirut PT PLN Persero terkait yang akan bertugas di Tarakan telah diserahkan ke yang bersangkutan.
Rencananya, lanjut Irianto, akhir November ini direksi PT PLN Persero beserta yang bertugas di Tarakan akan ke Tanjung Selor melakukan silaturahmi, sekaligus melaporkan berbagai hal salah satunya persiapan pelaksanaan tugas di Tarakan.
Dengan demikian, per 1 Desember mereka akan melaksanakan tugas salah satunya melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait perubahan status dari sebelumnya anak perusahaan yang kembali bergabung menjadi bagian unit PT PLN Persero.
“Tentunya harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus mengumumkan bahwa per 1 Januari 2017 masyarakat Tarakan sudah bisa menikmati lagi TDL (Tarif Dasar Listrik) Nasional,” ujarnya. (adv)