Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
11 Desa di Tabang Tergenang Banjir

11 Desa di Tabang Tergenang Banjir


korankaltim
korankaltim
2016-10-11 07:05:09
Sungai Belayan Meluap, 3 Desa Tergenang Semeter



TENGGARONG – Sebanyak 11 desa di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) tergenang banjir, Ahad (9/10) lalu. Musibah itu terjadi akibat tingginya intensitas hujan, diserta luapan Sungai Belayan, Kukar membuat belasan desa di menjadi lautan. Hasil inventarisasi desa yang tergenang banjir terdiri Desa Sidomulyo, Umaq Bekuay, Muara Pedohon, Bila Talang, Umaq Dian, Baru, Tabang Lama. Selanjutnya, Desa Muara Ritan, Long Lalang, Gunung Sari dan Desa Ritan Baru.

Desa Sidomulyo menjadi desa dengan banjir terparah di Desa Sidomulyo, Baru dan Umaq Bekuay dengan ketinggian hingga semeter. Akibatnya, ratusan rumah terendam banjir, terutama rumah tersebut dibangun dengan konstruksi kayu.

Banjir mulai surut sekitar pukul 23.00 Wita. Meski demikian, dari berbagai informasi diperoleh Koran Kaltim, Senin (10/10) beberapa desa masih tergenang air, meski ketinggian air mulai berkurang dibanding genangan pada Ahad (9/10) lalu. “Banjir terjadi akibat hujan lebat, ditambah banjir kiriman dari hulu Sungai Belayan. Akibatnya, 11 desa terendam banjir, yang paling parah di Desa Sidomulyo, Baru dan Umaq Bekuay dengan ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa atau sekitar semeter,” kata Kapolsek Tabang, Kukar, AKP Yunus TP.

Banjir ini bukanlah banjir tahunan, melainkan terjadi karena hujan, diperparah banjir kiriman. Meski genangan banjir yang terjadi tak bertahan lama, dan cepat surut.

Warga yang rumahnya terendam juga tak mengungsi. Mereka memilih tetap bertahan di rumah mereka. “Ada rumah yang terendam banjir, rata-rata karena bukan rumah panggung dan dibangun rata dengan tanah. Sedangkan rumah panggung, airnya masih dibawah lantai. Untuk jumlah pastinya, belum di-inventarisir, tapi diprediksi mencapai ratusan rumah,” ucapnya.

Sejauh ini, warga sudah beraktivitas seperti biasa. Namun, warga juga diimbau agar tetap berhati-hati. Mengingat, saat ini musim hujan dan ungsikan aset seperti sepeda motor dan barang penting lainnya ke dataran lebih tinggi. “Takutnya ada banjir kiriman lagi,” bebernya.

“Hingga saat ini (kemarin, Red) laporan warga yang terserang penyakit juga tidak ada,” tambahnya. (ami)

loading...

baca LAINNYA