12 Pelajar Terjaring Bolos, Dihukum Hormat Bendera


korankaltim
korankaltim
2016-10-14 21:28:15
SAMARINDA - Bukannya di kelas mengikuti pelajaran, sejumlah anak-anak usia sekolah malah kedapatan duduk manis di depan layar komputer sambil bermain game di salah satu Warung Internet (Warnet) di Jalan Pangeran Antasari, Samarinda Ulu, Kamis (13/10). Sedang asik nge-game, mereka terjaring razia yang dilakukan puluhan petugas Sat Sabhara Polresta Samarinda, sekitar Pukul 10.00 Wita.

“Ada 12 pelajar yang diamankan, delapan diantaranya masih sekolah SD, SMP dan SMA,” kata Komandan Kompi (Danki) Dalmas Polresta Samarinda, AKP Suyoto.

Saat terjaring razia, beberapa dari pelajar tersebut masih mengenakan pakaian sekolah alias seragam. Ada pula yang telah berganti pakaian. “Ada yang berangkat dari rumah memang telah membawa baju ganti. Ketika mereka mau masuk ke warnet, langsung ganti baju,” ujarnya.

Polisi sempat memeriksa tas anak-anak tersebut untuk mengantisipasi adanya senjata tajam. Suyoto mengatakan, razia warnet bertujuan menekan kenakalan remaja di Samarinda. Polisi menduga aksi tawuran yang kerap terjadi dan melibatkan bocah di bawah umur, salah satunya dipicu dari saling ejek di media sosial dan kalah saat bermain game.

“Disinyalir perkelahian antar kelompok yang kerap terjadi, dimulai dari main internet itu. Setelah itu mereka mengatur waktu untuk bertemu dan terjadi tawuran,” katanya.

12 bocah yang terjaring razia dibawa ke Mapolresta Samarinda Jalan Slamet Ryadi. Sebelum didata, polisi lebih dahulu memberikan hukuman hormat bendera sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan menghapal Pancasila.

Polisi memanggil orangtua para bocah dan diberi pengarahan agar mendidik anaknya lebih baik lagi.

“Kami panggil orang tuanya dan suruh bikin pernyataan supaya membina Anak-anak mereka agar tidak menjadi remaja yang meresahkan masyarakat karena tawuran,” pungkasnya. (dor)

baca LAINNYA