Breaking News
Home >> Bontang - Kutim >> 2017, Anggaran SKPD Dibatasi Rp 1 M

2017, Anggaran SKPD Dibatasi Rp 1 M

Kondisi Keuangan Masih Belum Memungkinkan

SANGATTA – Tahun 2017 mendatang, roda pemerintahan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diprediksi akan berjalan lamban. Sebab, tak hanya dalam kondisi terbelit utang, tahun depan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup pemerintahan Kutim akan dipatok anggaran operasional maksimal Rp 1 miliar. Itu pun hanya bagi SKPD yang memiliki tipe A.
Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur Kasmidi Bulang memgatakan, pemerintah Kutim mulai tahun depan akan membagi-bagi anggaran untuk setiap SKPD sesuai dengan tipe yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Tentunya dengan merujuk pada aturan tersebut maka SKPD yang memiliki tipe A memiliki beban kerja yang lebih besar dari pada SKPD yang memiliki tipe B dan C.
“Untuk SKPD bertipe A, akan diberikan anggaran operasional maksimal Rp 1 miliar,”katanya, kemarin.
Sementara itu, lanjut Kasmidi, SKPD lainnya yang tidak memiliki tipe A tidak perlu khawatir. Karena anggaran yang dikucurkan nantinya tidak hanya semata-mata dari alokasi (APBD) Kutim.
“Selain dari alokasi APBD Kutim, anggaran itu juga akan bersumber dari alokasi pokok-pokok pikiran milik anggota (DPRD Kutim dan juga dana alokasi umum (DAU) yang saat ini telah berproses di pusat, “bebernya.
Walaupun diakui Wabup Kasmidi, tentunya semua SKPD merasa kurang dengan anggaran yang ada. Namun perlu disadari juga bahwa saat ini pemerintah daerah dalam kondisi yang sulit. (sab)