Breaking News
Home >> Headline >> 45 Hari Kabur, Zimy Diringkus di Tabalong
Pincang: Kondisi Zimy Irwansyah (31) saat tiba di RSUD AWS Samarinda, Senin (21/11).  Zimy kabur dari BNNP Kaltim, Selasa (4/10) lalu ditangkap Ahad (20/11) di Tabalong, Kalsel.
Pincang: Kondisi Zimy Irwansyah (31) saat tiba di RSUD AWS Samarinda, Senin (21/11). Zimy kabur dari BNNP Kaltim, Selasa (4/10) lalu ditangkap Ahad (20/11) di Tabalong, Kalsel.

45 Hari Kabur, Zimy Diringkus di Tabalong

Tahanan BNNP Kaltim Kabur Usai Berobat

SAMARINDA – Berakhir sudah pelarian Zimy Irwansyah (31), tahanan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim yang kabur dari sel pada Selasa (4/10) lalu akhirnya tertangkap. Ahad (20/11) siang, petugas BNNP Kaltim kerja sama Polres Tabalong berhasil meringkus Zimy di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Bahkan, Zimy harus kembali ke ruang tahanan dalam kondisi kaki pincang, karena betis kirinya tertembus timah panas.
Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, Kompol M Daud mengatakan, kaki Zimi ditembak karena berupaya melarikan diri saat diajak menunjukan rumah seorang rekannya yang membantu dalam pelarian dari Samarinda ke Balikpapan.
“Kami tak mau kecolongan kedua kali, terpaksa ditembak. Pengejaran berlangsung lama dan melelahkan, karena lintas Provinsi (Kaltim-Kalsel, Red),” ucap Daud ditemui saat mengantarkan Zimy ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, Senin (21/11).
Hingga berita ini diturunkan, Zimy masih mendapat perawatan medis atas luka tembak. Daud menuturkan, saat kabur usai mendapat pengobatan di Klinik BNNP Kaltim, Jalan Rapak Indah, Samarinda, Zimy sempat terjatuh ke sebuah jurang. “Dia sempat jatuh ke jurang dan bermalam disana. Keesokan harinya kembali lanjutkan pelarian,” pungkasnya.
Zimy sempat dapat uang Rp150 ribu dari keluarganya, lalu berangkat ke Balikpapan dibantu rekannya. Rencanan pelarian Zimy ke Kandangan, Kalsel. Namun, terhenti di Tabalong, karena uangnya tak cukup.
Untuk menyambung hidup, Zimy memilih bekerja sebagai kuli bangunan dan mengontrak sebuah rumah.
Zimy akhirnya tertangkap setelah ciri-cirinya dikenali warga sekitar yang melapor ke polisi. Berkat kerja sama dengan Polres Tabalong, Zimy ditangkap usai nonton balap motor.
Sementara itu, Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Sufyan Syarif mengatakan, tindakan Zimy melarikan diri dari tahanan bisa membuatnya mendapat hukuman berat di persidangan nanti.. (dor)