Dipublish: 4 Juni 2013, 22:36

527 Bacaleg DPRD Samarinda Masuk DCS

Tak Lengkapi Berkas, Lima Bacaleg Balikpapan Gugur

SAMARINDA –KPUD Samarinda menetapkan 527 bakal calon anggota legislatif masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pileg 2014. Penetapan itu sesuai Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2013 tentang Jadwal dan Tahapan Pemilu yang diumumkan pada 12 Juni mendatang.
Komisioner KPUD Samarinda, Wahiddudin kepada Koran Kaltim menjelaskan, keputusan tersebut sesuai hasil rapat pleno setelah perbaikan berkas dilakukan Parpol sejak 9-22 Mei lalu. Dari hasil perbaikan itu, terdapat beberapa pergantian nomor urut, pergantian dan penambahan dilakukan Parpol.
“527 caleg yang ada saat ini diverifikasi dan siap masuk DCS. Meski ada dua Parpol tak memenuhi alokasi kuota, yaitu PKPI dengan 36 caleg dan PBB hanya menambah satu caleg pada masa perbaikan, sehingga menjadi 41 caleg,” jelasnya.
Bahkan, tidak ada lagi kesempatan bagi Parpol yang tak memenuhi kuota untuk menambah jumlah calegnya, karena masa perbaikan telah berakhir. Namun, Parpol diberi hak untuk mengganti caleg sesusai DCS diumumkan ke publik untuk diminta tanggapan masyarakat.
“Jika ada aduan maupun tanggapan masyarakat terhadap salah satu caleg dan terbukti benar, maka Parpol berhak mengganti caleg tersebut dengan caleg lain, Parpol intinya tak bisa menambah caleg lagi, kalau mengganti dan mengurangi masih bisa,” pungkasnya.
Pada masa verifikasi awal, KPUD juga menemukan caleg ganda, dimana nama caleg tersebut terdapat di dua partai peserta pemilu. Kemudian caleg tak memenuhi ketentuan ijazah serta caleg bermasalah dengan umur kurang dari 21 tahun pada 22 April.
Sedangkan di Balikpapan, jumlah caleg hasil verifikasi berkas sebanyak 514 berkas caleg, 507 caleg dinyatakan lolos serta ditetapkan masuk DCS, dua bacaleg sementara berstatus belum memenuhi syarat dan lima bacaleg dinyatakan gugur.
Daftar partai dinyatakan tak lolos yaitu caleg PKPI dan tiga caleg PKB karena tak mampu memenuhi syarat utama, seperti legalisir ijazah, surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
”Kedua caleg diberi waktu sesuai aturannya dapat melengkapi berkas pengunduran diri sebagai anggota dewan karena pindah partai, untuk lima caleg yang ada mutlak tak dapat lolos karena syarat tak lengkap,” tutur Komisioner KPUD Balikpapan, Muhammad Ramli.
Sekretaris DPRD Balikpapan, H Jum Ali membeberkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima satupun anggota dewan mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan.
”Kami hanya bisa menunggu, ketika ada surat pengunduran diri tentu akan diproses,” terang Jum Ali.
Dikatakan Jum, asumsi bahwa batas akhir penyerahan berkas pengunduran diri masih lama, sehingga caleg tak tergesa-gesa melayangkan surat pengunduran diri.
”Hal itu sudah domain masing-masing partai, kami tidak bisa intervensi untuk meminta segera menyerahkan surat pengunduran diri, karena kami bersifat pasif,” tambahnya. (yud513/fac413)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger