Published On: Rab, Mei 15th, 2013

70% Caleg DPR Kaltim Tak Lolos Verifikasi

Tiga Anggota DPR RI asal Kaltim Masuk Daftar Anggota Dewan yang Kehadirannya di Bawah 50%

JAKARTA-Para calon legislatif (caleg) yang berminat melenggang ke Senayan untuk daerah pemilihan (dapil) Kaltim tampaknya harus berjuang keras. Hasil verifikasi yang telah diberikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada seluruh partai peserta Pemilu 2014, mengindikasikan 70 persen daftar caleg sementara dapil Kaltim tak lolos verifikasi kelengkapan administrasi.

Data yang diperoleh Koran Kaltim menyebutkan, 8 caleg dari masing-masing partai yaitu Partai Nasdem, PKS, Hanura, PKPI, dan PPP tak satupun lolos verifikasi. Di Partai Nasdem misalnya, KPU menyatakan berkas Achmad Amins belum lengkap, karena ijazah SMA/setara dari mantan Wali Kota Samarinda ini tidak ada. Hal ini juga dialami H Harbiansyah Hanafiah dan Eka Komariah Kuncoro.

“Tidak menyertakan foto dan tidak ada daerah pemilihan dan nomer urut calon,” bunyi keterangan KPU terhadap daftar caleg sementara (DCS) dari Partai Nasdem ini.

Di PKS, anggota DPR incumbent Aus Hidayat dan calon Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dinyatakan tak lolos karena ijazah dan soft copy tidak ada. Selain itu nomer urut para caleg di partai dakwah ini tidak sesuai.

Lain halnya dengan Golkar, di partai berlambang pohon beringin ini hanya tiga calon yang diminta melengkapi kekurangan berkas. Dua caleg incumbent Mahyudin dan Hetifah Sjaifudian bermasalah dengan legalisir ijazah. Adapun tokoh pemuda Kaltim Yunus Nusi ditolak berkasnya karena belum memiliki keterangan sehat rohani. Sementara Muhamad Hatta Zainal yang saat ini masih duduk di DPRD Kaltim dan Neni Moerniaeni, Ketua DPRD Bontang dinyatalan lolos.

“Semua yang diminta KPU sudah kita lengkapi. Jumat (17/5), batas penyerahan perbaikan. Golkar tidak melakukan pergantian caleg atau perubahan nomer urut,” kata Hetifah Sjaifudian kepada Koran Kaltim mengomentari hasil verifikasi tersebut.

Ia menambahkan, semua kekurangan yang diminta KPU sudah disiapkan. Termasuk dirinya yang diminta melegalisir ijazah S3. “Paling lambat tanggal 22 hari Rabu kita serahkan ke KPU,” ujarnya.

Dari hasil verifikasi KPU juga ditemukan 8 caleg Hanura dinyatakan tidak lolos karena tidak mengisi nomer urut bakal calon. Di bagian lain, anggota DPD RI Kaltim Luther Kombong, yang nyaleg dari Partai Gerindra diminta memperjelas alamat KTA karena tidak sesuai dengan KTP.

Seperti diberitakan, seluruh caleg diberi waktu melengkapi segala kekurangan dalam masa perbaikan. Bila tidak, partai politik diberikan kesempatan untuk melakukan penggantian bakal calegnya, termasuk mengubah penempatan nomor urut bakal calon atau penempatan dapil dengan ketentuan wajib memperbaiki Model BA dan Model BB sampai dengan Model BB 11 bakal calon yang bersangkutan.

Sementara pada Selasa lalu  Badan Kehormatan DPR RI akhirnya membuka data absensi anggota DPR sepanjang tahun 2012. Keputusan BK ini diambil setelah banyaknya desakan publik yang menuntut transparansi kinerja para wakil rakyat yang sebagian besar akan kembali maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada tahun 2014 mendatang.

Di dalam data absensi tahun 2012, terdapat empat kali masa sidang. Di dalam daftar tersebut, tercantum beberapa anggota DPR RI asal Kaltim: Yusran Aspar, Desmond J Mahesa dan Nanang Sulaeman.

Yusran Aspar dari Partai Demokrat yang saat ini menjadi Cabup terpilih Penajam Paser Utara tersebut hanya memiliki 25% absensi pada Masa Sidang II Tahun Sidang 2012-2013 (19 November-14 Desember 2012). Sementara Desmond dari Gerindra pada Masa Sidang III, Tahun 2011-2012 (9 Januari-12 April 2012) kehadirannya hanya 20%. Sedangkan Desmond pada Masa Sidang I, Tahun Sidang 2012-2013 (16 Agustus-25 Oktober 2012) kehadirannya 44%.

Sementara Nanang Sulaeman pada Masa Sidang II, Tahun Sidang 2012-2013 (19 November-14 Desember 2012) hanya hadir 25%.

Dalam daftar tersebut juga terdapat nama seperti Ketua DPR RI Marzuki Alie, Wakil Ketua DPR Pramono Anung dan Priyo Budi Santoso, Ketua MPR Taufiq Kiemas, dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani. Berikut rincian daftar anggota dewan yang memiliki tingkat kehadiran di bawah 50 persen dalam rapat-rapat paripurna. (geb/kc)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web