Breaking News
Home >> Patroli >> 93,94 Gram Sabu-sabu Dibuang ke Toilet
foto: sahida/koran kaltara
Musnahkan Narkoba: Enam tersangka pelaku sabu-sabu menyaksikan pemusnahan barang bukti milik mereka di Polres Kota Tarakan. Dari enam tersangka, salah seorang diantaranya adalah oknum anggota Brimob.
foto: sahida/koran kaltara Musnahkan Narkoba: Enam tersangka pelaku sabu-sabu menyaksikan pemusnahan barang bukti milik mereka di Polres Kota Tarakan. Dari enam tersangka, salah seorang diantaranya adalah oknum anggota Brimob.

93,94 Gram Sabu-sabu Dibuang ke Toilet

TARAKAN – Polres Tarakan, Kalimantan Utara menggelar pemus-nahan barang bukti hasil pengungkapan perkara narkoba jenis sabu-sabu, September-Oktober 2016. Barang bukti sabu-sabu yang dimusnahkan seberat 93,94 gram (gr) yang disita dari enam tersangka.
Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Perwira Urusan Humas, Ipda Hadi Sucipto mengatakan sabu-sabu yang dimusnahkan hasil tangkapan polisi Reserse Intel Brimob, Polsek Kawasan Pelabuhan serta Unit Reskrim Polres Kota Tarakan. Sesuai arahan minimal dua pekan atau sudah selesai menjalani pemeriksaan, barang bukti sabu-sabu dimusnah-kan dan disisihkan untuk bukti di persidangan nanti.
“Semua barang bukti yang dimus-nahkan perkaranya sudah ditetapkan oleh kejaksaan dengan jumlah semua barang bukti 15 bungkus dengan berat 93,94 gram lebih,” kata Hadi Sucipto kemarin.
Seluruh barang bukti dimusnahkan dengan cara dilarutkan dengan air panas di ruang Sat Reskoba Polres Kota Tarakan, Kamis (13/10). Setelah semua-nya larut bersama air, selanjutnya air dengan larutan sabu-sabu dibung ke toilet.
Pemusnahan digelar di hadapan enam orang tersangka, masing-masing Sahrul alias Gepeng, M Arief Rahman alias Arif Otong, Adri Yadi alias Anto, Ramadhan, Ardi Ifansyah dan Andri Ilmiawan. Nama terakhir merupakan oknum anggota Brimob yang ditangkap sesama anggota Reserse Brimob Pelopor C Tarakan.
Andri Ilmiawan ditangkap pada 1 Oktober lalu dengan barang bukti 1 gr sabu-sabu.
Dari seluruh barang bukti yang dimusnahkan, Hadi Sucipto mengata-kan polisi sengaja tak memusnahkan seluruh barnag bukti yang disita. Dari 15 poket sabu-sabu, yang dimusnahkan hanya 11 poket.
Sedangkan sisanya, 4 poket dan 2 gr sabu-sabu sengaja tak dimusnahkan karena diperlukan sebagai barang bukti dalam persidangan nanti.
“Terbanyak hasil sitaan sabu-sabu dari tersangka Adri Yadi alias Anto seberat 46,16 gr,” jelas Hadi Sucipto.
Sebenarnya polisi juga menyita barang bukti sabu-sabu lain dari hasil penangkapan MAR, anak anggota DPRD Kota Tarakan. tapi barang bukti miliki dia belum dimusnahkan dan menunggu pemeriksaan rampung. (saf)