Gubernur Terima Kunjungan LPJK


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 bulan yang lalu     408 kali
img BERSAMA LPJK: Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak bersama jajaran LPJK

SAMARINDA - Gubernur Kaltim DR H Awang Faroek Ishak mengharapkan agar lembaga pengembangan jasa kontruksi (LPJK) Provinsi Kaltim menjadi mitra pemerintah daerah di dalam menjaga proyek-proyek yang di bangun di Kaltim, apakah itu proyek infrastruktur maupun proyek pembangunan yang menyangkut hajat hidup orang banyak. 

“Kita harus bertanggungjawab agar proyek-proyek di kerjakan bermutu dan bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat, itu tugas LPJK yang membantu pemerintah daerah meneliti dan ikut mengembangkan semua pengusaha didaerah untuk aktif menghadirkan bangunan yang berkualias dan itu tdak boleh diabaikan,” kata Awang Faroek Ishak saat beraudiensi dengan ketua dan jajaran LPJK Kaltim, di ruang kerja Gubernur Kaltim, Kamis (14/12).

Menurut Awang Faroek, sekarang ini tidak bisa memilih-milih lagi siapa yang profesional itulah yang berhak mendapatkan pekerjaan, karena dilakukan secara terbuka, kompetitif melalui LPSE secara obyektif, dan tidak ada pilihan kasih dalam menentuan pengerjaan proyek.

“Jadi Kalau proyek itu mereka dapat itu atas dasar penilian kemampuan dan kafabiliti mereka masing-masing,” ujarnya.

Dikatakan, tantangan kedepan semakin berat, dan kita ingin menciptakan masyarakat Kaltim yang modern dalam arti kata haruslah dipenuhi oleh orang-orang profesional dan konfeten dalam bidangnya jangan hanya diatas kertas,

“Oleh karena itu, LPJK sebagai mitra pemerintah harus bisa menjaga itu semua, kontrakter harus bisa membuktikan jangan hanya diatas kerta memiliki tenaga teknis, tetapi proyek dilapangan tidak sesuai apa yang kita harapkan, “ kata Awang Faroek.  

Sementara ketua LPJK Kaltim Ir Heru Cahyono mengatakan audiensi dengan Gubernur Kaltim berkaitan dengan MoU 6 perguruan tinggi di Kaltim khususnya perguruan tinggi yang memiliki program studi teknik yaitu 3 di Samarinda yaitu Unmul, Untag dan Polnes, kemudian 3 di Balikpapan yaitu Poltekba, ITK dan Uniba.

“ Oleh karena itu, dengan adanya MoU kita diharapkan bisa meningkatkan tugas LPJK yang terkakit dengan penelitian dan pengembangan dunia kontruksi dan Diklat,” kata Heru Cahyono usai melakukan audiensi dengan Gubernur Kaltim. 

Ditambahkan, LPJK mempunyai 5 tugas diantaranya melakukan atau mendorong penelitian dan pengembangan jasa kontruksi, kemudian melakukan penelitian dan pengembangan dan Diklat jasa kontruksi itu terkait dengan perguruan tinggi.

“Selain itu, melakun registrasi tenaga kerja kontruksi yang meliputi klarifikasi, kualifikasi dan sertifikasi keterampilan dan keahlian kerja, sehingga sesuai harapan Gubernur, LPJK Kaltim menginginkan dunia konstruksi di Kaltim bisa lebih berkualitas,” papar Heru Cahyono. (mar/sul/ri/adv) 



baca LAINNYA