Awal Tahun Ini, Pengerjaan Jalan Pangeran Diponegoro Rampung


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     1 bulan yang lalu     427 kali
img HAMPIR RAMPUNG: Pengerjaan Jalan Pangeran Diponegoro terus dikebut. Saat ini sudah memasuki tahapan pengaspalan. Pekerja fokus menyelesaikan tahapan akhir sehingga awal tahun depan jalan ini sudah berfungsi maksimal.

 TENGGARONG - Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (Kukar) mengaku optimis mampu merampungkan perbaikan jalan Pangeran Diponegoro.

Kepala Dinas PU H Muhammad Yamin ST dengan didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Jalan, Dodi Arifianto mengatakan kondisi terkini perbaikan jalan sedang berlangsung dan sudah masuk pada tahapan penyelesaian.

“Jalan Diponegoro itu memang di desain untuk penghijauan dan perbaikan jalan di dalam kota. Salah satu yang kita fokuskan memang perbaikan di depan Museum. Karena memang menjadi salah satu objek wisata andalan kita jadi kondisi jalannya harus diperbaiki,” katanya kepada Koran Kaltim, kemarin.

Ia mengungkapkan pembangunan perbaikan Jalan Diponegoro ini sudah masuk perencanaan pada tahun 2013. Untuk menyikapi kondisi keuangan Kukar yang kurang sehat, maka pembangunan perbaikan jalannya dilakukan secara bertahap. Secara kajian teknis desain, memang Jalan Diponegoro ini didesain sama seperti dengan Jalan Akhmad Mukhsin dan terkoordinasi secara tepat baik dari segi desain, letak serta fungsional. “Makanya di situ didesain ada turap, karena memang desain kita PU dari awal seperti Timbau kan ada turap dan jadinya akan baik dan akan menyambung itu dari Timbau sampai jalan Diponegoro, intinya bersinergi terhadap desain,” ungkapnya.

Seperti diketahui bersama Jalan Diponegoro pada titik Pasar Seni sampai depan Museum Mulawarman memang menjadi ‘langganan’ banjir ketika sungai Mahakam mengalami pasang yang cukup tinggi. Bahkan pada kondisi terparah seluruh badan jalan terendam sepenuhnya oleh air, oleh karenanya perbaikan Jalan Diponegoro ini sangat mutlak diperlukan. “Tapi itu bukan penanggulangan banjir, yang paling utama adalah akses jalan bisa dilewati sesuai dengan fungsinya, jadi bukan menghindari banjir kenapa jalan itu ditinggikan, tapi lebih pada supaya fungsi jalan tetap bisa berjalan baik. Karena kita ketahui kalau jalan terendam air, pasti akan menimbulkan kemacetan lalu lintas,” paparnya.

Dodi menegaskan desain sama persis seperti yang dibangun pada jalan Akhmad Mukhsin, Timbau juga akan dilakukan pada Jalan Diponegoro. Ke depan akan dibangun jogging track dan taman-taman, namun dalam waktu dekat ini hal ini tentunya ditunda sementara waktu mengingat kondisi keuangan daerah yang kurang memadai. “Turap, terus ada jogging track dan tengahnya ada taman, desainnya sama seperti itu, memang karena anggaran dan kondisi ya kita bekerjanya pun sebatas spot-spot. Harapannya dengan tahun ini jalan sudah tembus, jogging track juga sudah tembus, intinya itu,” tegasnya.

“Kalau untuk taman kita harapkan kepada instansi yang terkait dalam hal ini di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Bagian Pertamanan yang mungkin lebih mendesain atau pelaksanaannya lebih pas,” imbuh Dodi.

Untuk diketahui saat ini sudah dalam tahapan pengerjaan aspal, pihak Dinas PU berharap dalam beberapa hari kedepan pengerjaan aspal jalan sudah bisa rampung dan siap difungsikan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. “Dalam beberapa hari ke depan pengaspalan tentunya harus sudah selesai dan memang di dalam kota kita fokus untuk pengerasan permukaan jalan kita mulus, makanya beberapa spot sudah kita lakukan pengaspalan. Memang target kita tahun ini Jalan Diponegoro sudah tembus meskipun kiri kanan untuk taman-tamannya belum rampung, intinya jalan sudah tembus dan bisa difungsikan secara baik,” pungkasnya. (adv/hei)



baca LAINNYA