Catatan Komisi II Sepanjang 2017


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 weeks ago     502 kali
img RAPAT Dengar Pendapat Komisi II dengan Perusda Bank Kaltim, Rabu (9/8).

AKTIFITAS fungsi DPRD substansinya dikerjakan di komisi dan sebagai salah satu alat kelengkapan dewan, maka perannya sangat penting karena merupakan mesin penggerak utama bagi aktifitas yang berkaitan dengan fungsi DPRD. Oleh sebab itu penting untuk melihat pelaksanaan kegiatan komisi sebagai salah satu indikator kinerja dewan dalam melaksanakan tiga fungsi utama, yakni anggaran, pengawasan dan membuat peraturan daerah. 

Diantara banyaknya fungsi komisi-komisi, salah satu yang cukup vital adalah bagaimana membantu menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan tupoksinya. Selain itu hal yang tidak kalah pentingnya memaksimalkan peran mitra kerja dalam pembangunan arti luas.

Seperti, komisi II membidangi Keuangan Daerah, Aset Daerah, Perpajakan, Retribusi, Perbankan, Perusahaan Daerah, Dunia Usaha, Penanaman Modal, Keuangan dan Investasi, serta Perusahan Gabungan, Perindustrian, Perdagangan, Pertanian, Perikanan, Potensi Kelautan, Potensi Sungai dan Danau. Selain itu, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan, Pengadaan Pangan dan Logistik, Koperasi, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta PLN, PELINDO, dan Kebandarudaraan.

Indeks capaian kinerja komisi II, sepanjang 2017 yang terbagi dalam triwulan I, II dan III rata-rata cukup tinggi. Kendati demikian, masih banyak hal yang harus dievaluasi sebagai acuan dalam melaksanakan program kerja 2018. 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Muspandi mengatakan indikator capaian kinerja terlihat pada masing-masing triwulan. Seperti masa sidang I, Januari-April 2017, tercatat sebanyak tiga kali rapat komisi. Selain itu rapat dengar pendapat sebanyak tiga kali, salah satunya dengan Sekretaris Daerah Kaltim, Assisten II Setda Kaltim, Biro Hukum, Biro Ekonomi, dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kaltim yang membahas tentang kebijakan revitalisasi, pembinaan dan kinerja BUMD Kaltim. 

Selanjutnya dua kali kunjungan dalam daerah, diantaranya, ke lokasi proyek pembangunan di lahan eks Puskib yang dikerjakan oleh Perusda MBS di Balikpapan. UPTD Dispenda Kaltim di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat dalam rangka menggali informasi mengenai kesiapan pemungutan pajak alat berat dalam rangka peningkatan pendapatan daerah. 

Pada masa sidang II, Mei – Agustus 2017, komisi II melakukan rapat kerja internal sebanyak dua kali yakni Mei dan Juni, dan tiga kali rapat dengan mitra kerja di Juli dan Agustus, salah satunya komisi II mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kaltim dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, sebagai hal yang lebih kongkrit dan mendasar dalam membangun perekonomian yang jauh lebih baik dengan menciptakan pemerataan potensi seluruh bidang.

Rapat penyusunan program kerja, menurut Muspandi dilakukan minimal dua kali dalam setahun yakni di triwulan I dan III. Hal itu dimaksudkan guna mengevaluasi pencapaian program kerja selama setahun terakhir, serta menyerap usulan perencanaan program di masing-masing SKPD di tahun mendatang.

“Komisi II akan mengevaluasi program mana saja dari masing-masing mitra kerja yang telah dicapai maupun yang belum tercapai guna dicarikan solusi bersama, yang penting dari semua itu adalah semangat untuk bekerja maksimal dalam membangun daerah menjadi lebih baik,” katanya.

Komposisi pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Kaltim yakni, Edy Kurniawan (ketua), Muspandi (wakil ketua), Selamat Ari Wibowo (sekretaris), dan Marsidik, Mursyidi Muslim, Andhika Hasan, serta Suterisno Toha, Ali Hamdi, juga Artya Fathra Marthin, Ahmad Rosyidi, dan Ismail. (adv)



loading...

baca LAINNYA