Breaking News
Home >> Bontang - Kutim >> Ahok Sudah Lecehkan Al-Quran dan Umat Islam
AKSI ratusan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (16/10), saat demo mengecam pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama terkait Surah Al Maidah ayat 51 yang telah melecehkan Islam. Aksi serupa, digelar HTI Kutai Timur di Sangatta, di waktu yang sama.
AKSI ratusan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (16/10), saat demo mengecam pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama terkait Surah Al Maidah ayat 51 yang telah melecehkan Islam. Aksi serupa, digelar HTI Kutai Timur di Sangatta, di waktu yang sama.

Ahok Sudah Lecehkan Al-Quran dan Umat Islam

SANGATTA – Tuntutan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum karena telah melecehkan Al-Quran, juga mendapat disuarakan di Sangatta, Kutai Timur. Tidak kurang 30 orang aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (16/10) sore kemarin sekira pukul 16.00 WITA, menggelar unjuk rasa di simpang tiga Jalan Pendidikan – Yos Sudarso III Sangatta.
Membawa sejumlah spanduk, aktivis HTI juga membagikan ribuan lembar pernyataan HTI, mengutuk pelecehan Al-Quran oleh Ahok.
“Pernyataan Ahok jelas-jelas merupakan pelecahan dan penghinaan terhadap keagungan serta kesucian Al-Quran. Al-Quran adalah wahyu Allah SWT, yang pasti benar dan pasti akan menuntun manusia kepada jalan kebaikan,” kata Koordinator Aksi, Hadi Faturahman.
Dijaga puluhan anggota Polres yang dipimpin Kabag Operasi Kompol Bambang, massa HTI terus bersuara lantang, meminta Polri memeriksa Ahok sebagai terlapor.
“Kami bergerak menyuarakan agar Ahok diperiksa tidak terkait dengan persoalan Pilkada DKI Jakarta, tetapi semata-mata menuntut hukum benar-benar ditegakkan, sama ketika seorang ummat Islam di Bali yang disangka telah melakukan penghinaan terhadap agama lain,” katanya.
Sementara itu, Humas HTI Kutai Timur Abdul Hakim Abu Faqih juga menambahkan, menyebutkan HTI Kutim terus mencermati perkembangan kasus Ahok namun terkesan lamban. “HTI Kutim ingin mengajak ummat Islam di Sangatta untuk bisa membuka mata, apa yang terjadi sebenarnya karenanya HTI Kutim tetap minta kasus dugaan penistaan Al-Quran oleh Ahok ditangani, sama dengan kasus –kasus lainnya,” tuturnya.
Setelah melakuan orasi dan membagikan brosur, puluhan aktivis HTI sekira pukul 17.25 WITA mengakhiri aksinya dan membubarkan diri. “Terima kasih Polres Kutim yang sudah memberikan izin dan melakukan pengamanan,” kata Hakim.
Diketahui, pernyataan Ahok terkait Al Maidah ayat 51 terekam dalam video dan diunggah melalui YouTube, hingga menjadi viral di tengah masyarakat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah menyatakan bahwa Ahok telah menghina AlQuran dan ulama. (sab)