Air Bangar, PDAM Kurangi Produksi

0
1
BANGAR : Kondisi air di sekitar IPA Bekotok yang berubah warna dan berbau. Kondiis ini mengharuskan PDAM mengurangi produksi air bersih.

TENGGARONG – PDAM Tirta Mahakam terpaksa mengurangi produksi air bersih di Instansi Pengelolaan Air (IPA) Bekotok Tenggarong, setelah air sungai Tenggarong berubah warna coklat kehitaman dan berbau atau bangar.
Humas PDAM Tirta Mahakam Alfianur kepada Koran Kaltim mengatakan, kondisi air anak sungai Mahakam itu akibat mengalirnya air rawa ke sungai Tenggarong bersama curah hujan yang tinggi.
PDAM, kata dia, terpaksa melakukan pembubuhan kaporite sebelum pengolahan air bersih. Pola ini menyebabkan tidak maksimalnya produksi di IPA Bekotok.
“Kapasitas tidak bisa full dan kapasitas seperti biasa menjadi setengahnya saja. Kalau biasanya 80 L/dt, saat ini menjadi 40 sampai 50 L/dt. Ini dilakukan untuk mendapatkan kualitas air lebih baik meskipun sedikit masih berwarna,” ungkap Alfianur, Rabu (5/10).
PDAM berharap, pelanggan di wilayah Loa Ipuh, Mangkuraja, Maluhu, Gunung Belah, dan Spontan bisa memaklumi penurunan produksi dan kualitas air tersebut.
“Mudah-mudahan air baku sungai Tenggarong cepat mengalami perubahan sehingga produksi IPA Bekotok kembali normal,” harap Alfianur. (ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here