Breaking News
Home >> Headline >> Alhamdulillah, Lettu Abdi Ditemukan Hidup
TIM evakuasi korban heli bell 412 TNI AD temukan Lettu CPN Abdi  Damain di dalam hutan Kayan Mentarang, Malinau, Kaltara, kemarin. Pencarian terhadap 4 prajurit lainnya masih dilanjutkan.
TIM evakuasi korban heli bell 412 TNI AD temukan Lettu CPN Abdi Damain di dalam hutan Kayan Mentarang, Malinau, Kaltara, kemarin. Pencarian terhadap 4 prajurit lainnya masih dilanjutkan.

Alhamdulillah, Lettu Abdi Ditemukan Hidup

Heli Bell 412 TNI AD Jatuh di Hutan Malinau

JAKARTA – Seorang korban jatuhnya helikopter milik TNI Angkatan Darat, jenis Heli Bell 412 nomor penerbangan HA-5166 dikabarkan selamat. Sementara empat awak pesawat lainnya masih dicari.
Korban hidup atas nama Lettu Abdi Damain yang diselamatkan Tim SAR gabungan Paskhas Angkatan Udara dan Basarnas di jurang Long Sulit, Desa Long Sulit, Kecamatan Mentarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara.
“Pukul 14.20 WITA tim SAR terdiri 7 orang Paskhasau dan satu orang Basarnas berhasil turun lewat hoist ke lokasi jatuhnya HA-5166 di jurang Long Sulit, ditemukan satu orang korban masih hidup atas nama Lettu Abdi,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen M Sabrar Fadhilah di Kantor Dispenad, Jakarta, Ahad (27/11).
Evakuasi korban selamat, kata pejabat itu menggunakan NAS 332 Super Puma TNI AU menuju Malinau. Kemudian, pada pukul 16.25 WITA dari Malinau menggunakan Cassa AL U 622 menuju Tarakan. “Tiba pukul 17.20 WITA langsung di bawa ke RSUD Tarakan,” ujarnya.
Helikopter TNI AD ini jatuh setelah hilang kontak pada Kamis (24/11) November lalu. Helikopter ini bertugas mengangkut logistik untuk pasukan Satgas Pengamanan Perbatasan, yang menjaga beragam pos perbatasan Indonesia-Malaysia.
Helikopter jenis Heli Bell 412 ha-5166, ditemukan di tebing curam di pedalaman Hutan Kayan Mentang, Malinau, Kaltara.
Berdasarkan informasi dihimpun, tim SAR telah menemukan bagian baling-baling helikopter dalam pencarian melalui udara, kemarin.
“Saya dapat kabar sudah ditemukan, berdasarkan informasi dari masyarakat,” kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie
Namun, tim SAR belum dapat menjangkau lokasi jatuhnya helikopter. Karena berada di lokasi yang sulit dijangkau. Tepatnya di tengah hutan yang lebat dan terdapat sungai besar yang membentang.
“Kami ikut prihatin dan turut berduka cita atas korban jatuhnya pesawat ini, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Irianto. (vn)