Breaking News
Home >> Ekonomi kaltim >> Angka Kunjungan Meningkat
LEBIH SEGAR: Store Manager Ramayana Samarinda Square, Eko Budi Rianto memperlihatkan suasana SPAR Supermarket yang terkesan lebih segar, sehingga mampu menarik angka kunjungan
LEBIH SEGAR: Store Manager Ramayana Samarinda Square, Eko Budi Rianto memperlihatkan suasana SPAR Supermarket yang terkesan lebih segar, sehingga mampu menarik angka kunjungan

Angka Kunjungan Meningkat

SPAR Supermarket Terus Gelar Promo

SAMARINDA – Sejak resmi menggunakan nama baru yaitu SPAR Supermarket, tingkat kunjungan pusat perbelanjaan yang berada di Jalan M yamin tersebut meningkat sebanyak 20 persen.
Meskipun perubahan branding dari Robinson ke SPAR, masih belum sepenuhnya merubah image nama Robinson dari masyarakat Samarinda, namun dengan konsep yang lebh segar, serta ditambahkannya produk segar seperti ikan, daging, sayur dan bakery, berhasil menarik warga Samarinda untuk mengunjungi supermarket Ramayana tersebut.
Store Manager Ramayana Samarinda Square Eko Budi Rianto menjelaskan, sejak diresmikan pada Minggu (03/10) lalu, hingga Kamis (6/10) kemarin, SPAR Supermarket telah dikunjungi oleh sekitar 10 ribu orang.
“Sampai hari ke lima ini (kemarin) sudah 10 ribu orang. Kalau dibandingkan dengan waktu masih Robinson itu, per pekan angka kunjungan kita itu sekitar 8 ribu orang. Jadi rata-rata naiknya sekitar 20 persen,” ujarnya ditemui Koran Kaltim, Kamis (6/10) kemarin.
Menurut Eko, kenaikan tersebut sejauh pengamatannya masih merupakan karena rasa penasaran warga Samarinda mengenai perubahan brand tersebut. Namun demikian konsep dan tampilan baru yang lebih segar dikatakan Eko cukup menarik beberapa pengunjung untuk kembali, bahkan dengan membawa rekan atau keluarganya.
Untuk itu, beberapa promo ditawarkan kepada pengunjung. Seperti, pasar murah yang menawarkan berbagai produk dengan harga murah yang masih akan berlangsung hingga tanggal 12 Oktober mendatang.
Eko menuturkan, SPAR Supermarket berhasil menjadi daya tarik orang untuk berkunjung ke Samarinda Square. Pasalnya sebagai supermarket yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, dengan konsep yang lebih menarik dan segar, serta bertambahnya item barang yang ditawarkan, kemudian masih ditambah dengan harga yang kompetitif, tentu secara tidak langsung menarik orang untuk mengunjungi pusat perbelanjaan.
“Terus terang daya tarik orang untuk mengunjungi mal itu kan ada di Supermarketnya ya, karena kan orang belanja kebutuhan sehari-hari. Berbeda dengan produk fashion, atau yang lainnya kan mungkin orang hanya datang seminggu sekali, untuk jalan-jalan saja,” tuturnya.
Lebi lanjut, Eko mengatakan barang-barang atau produk-produk fresh seperti sayur, buah, ikan, daging, dan ayam merupakan produk lokal, sehingga kesegaran dan kualitasnya bisa terjamin.
Hal ini juga dikatakan Eko dalam rangka menyerap produk lokal.
“Oh hampir semuanya, sayur, ikan, ayam itu lokal. Kan sekarang untuk buah juga dibatasi untuk yang impor. Kita juga ingin menyerap produk lokal,” pungkasnya. (rs616)