Home >> Berau - Kubar >> Aparatur Kampung Dilatih Gunakan Rp117,7 M dengan Baik
BUPATI FX Yapan menyalami peserta Bimtek Siskeudes, usai membuka kegiatan itu di balai ATJ.
BUPATI FX Yapan menyalami peserta Bimtek Siskeudes, usai membuka kegiatan itu di balai ATJ.

Aparatur Kampung Dilatih Gunakan Rp117,7 M dengan Baik

Gandeng BPKP Kaltim, Pemkab Bikin Bimbingan Teknis

DALAM rangka implementasi pelaksanaan Undang-undang No 06/2014 Tentang Desa, sekaligus terkait pengelolaan keuangan kampung dan desa yang profesional dan bertanggungjawab, Pemkab Kutai Barat melalui Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar bimbingan teknis penerapan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
Bimbingan itu diikuti oleh 570 peserta terdiri petinggi (Kepala Desa), Sekdes, dan bendahara dari 190 kampung dan 4 kelurahan di 16 kecamatan se-Kubar selama 5 hari, dibuka sejak Senin (21/11) lalu.
“Kini kampung diberi kesempatan besar mengurus tata pemerintahan dan melaksanakan pembangunan. Sesuai nawacita Presiden Joko Widodo, kampung adalah pondasi kokohkan pembangunan NKRI,” kata Bupati Kubar FX Yapan, saat membuka kegiatan bimbingan itu di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, didampingi Wakil Bupati Edyanto Arkan.
“Agar menjadi profesional, kredibel dan terpercaya dalam mengelola administrasi. Pada 2016 ini, Kutai Barat mendapat alokasi dana desa dari pusat sebesar Rp 117.719.873.000 untuk membangun kampung se-Kubar. Itu harus dikelola dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Yapan.
Yapan menerangkan, pemerintah melaksanakan kerjasama dengan lembaga pengawas interen pemerintah yaitu Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim.
“BPKP diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam mengelola keuangan desa. Pemahaman ini dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Kubar dengan BPKP. Saya berharap BPKP dapat memberikan bimbingan,” terang Yapan.
Dipenghujung sambutannya, Bupati FX Yapan mengharapkan agar para peserta aparatur kampung yang mengikuti bimbingan pengelolaan keuangan itu, dapat menerapkan aplikasi Siskeudes di kampung masing-masing.
“Implementasikan hasil Bimtek, sehingga sasaran akhir program ADD tercapai, mewujudkan hari esok yang lebih baik daripada hari ini,” imbuhnya. (imr)