Breaking News
Home >> Samarinda >> APBD Tetap Disahkan Akhir November Ini

APBD Tetap Disahkan Akhir November Ini

Uang Dana Salur Sudah Dibagi Pemkot ke Beberapa Instansi

SAMARINDA – Rasa pesimistis yang disampaikan anggota DPRD Samarinda dari Badan Anggaran (Banggar) terkait pengesahan APBD 2017 yang tidak akan tercapai sesuai target akhir bulan ini dijawab Asisten II Sekkot Samarinda Sugeng Chairuddin.
Ditegaskan Sugeng, APBD 2017 bakal disahkan akhir bulan November ini sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. “Loh kenapa tidak bisa? APBD jelas bisa kita sahkan akhir bulan ini sesuai dengan deadline yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat,” kata Sugeng saat ditemui harian ini diruang kerjanya kemarin.
Dalam beberapa hari ini pihaknya akan disibukkan dengan agenda penyusunan belanja daerah tersebut demi mengejar target sehingga Sugeng pun optimistis November ini APBD murni 2017 disahkan.
“Nanti malam (tadi malam) kami rapat membahas KUA PPAS (Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) bersama anggota DPRD. Yang jelas kami pertimbangkan itu salah satunya karena ada beberapa potongan dari Banprov (Bantuan Provinsi) Kaltim hingga 35 persen juga ada kelebihan salur dari Pemerintah Pusat sebesar Rp140 miliar,” paparnya.
Sugeng berharap pihak Pemerintah Pusat menyetujui keinginan Pemkot Samarinda untuk mengangsur pengembalian dana kelebihan salur saat ini. Sebab pihaknya telah menggunakan anggaran yang seharusnya mengacu pada Peraturan Presiden (PP) nomor 137 tahun 2015, namun dengan adanya PP 66 tahun 2016, pemkot harus mengembalikan anggaran sebesar Rp140 miliar.
“Kami mau angsur selama tiga tahun, sebab uang yang telah disalurkan Pemerintah Pusat sudah dibagi sesuai kebutuhan instansi. Kami masih menghitung anggaran masih menggunakan nilai anggaran Rp1,7 triliun itu,” jelasnya.
Sebelumnnya diberitakan harian ini, anggota Banggar DPRD Samarinda Syaiful berpendapat bulan ini Pemkot Samarinda belum bisa mengesahkan DPRD Samarinda.
“Bagaimana mau mengesahkan APBD namun SOTK (Satuan Organisasi Tata Kerja) nya belum juga diselesaikan. Makanya sampai saat ini kam belum melaksanakan pembicaraan lebih khusus mengenai anggaran yang ada,” kata Syaiful. (ms315)