Arul Dicokok Saat Tunggu Pembeli Sabu

0
18

Sehari, 4 Orang Ditangkap Karena Narkoba

SAMARINDA – Peredaran narkoba di Samarinda semakin merajalela. Buktinya, hanya dalam sehari, Rabu (12/10) polisi meringkus empat orang tersangka dari empat lokasi berbeda. Saat ini, para pelaku narkoba itu ditahan di Mapolresta Samarinda untuk menjalani proses hukum.
Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah mengatakan, tersangka pertama yang ditangkap adalah Syachruraji alias Arul (34) warga Jalan Pangeran Antasari, Gang 2, Samarinda Ulu. Ayah 3 anak itu didatangi polisi sekitar pukul 12.30 Wita ketika ia sedang duduk di pinggir Gang 2. Diduga ia sedang menunggu pelanggannya.
Bukannya pembeli sabu yang datang, sejumlah polisi berpakain sipil justru lebih dulu tiba dan menangkap Arul. Tanpa perlawanan, pria yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan itu digeledah ditempat. Polisi menemukan 5 poket sabu seberat 2,15 gram (gr).
Tak puas menggeledah badan, polisi melanjutkan pengeledahan di rumah Arul dan menyita barang bukti lainnya berupa 2 sendok penakar dan plastik klip. “Pelaku mengaku menjual sabu sebagai tambahan penghasilan,” kata Belny.
Tak lama setelah menangkap Arul, polisi kembali menangkap seorang tersangka lain di salah satu toko sembako di Jalan MT Haryono, Samarinda Ulu. Seorang pria bernama Muhammad Wahyu Ibrahim (24) yang bekerja sebagai karyawan toko ditangkap polisi karena menyimpan sepoket sabu seberat 0,68 gr. Wahyu menyimpan barang haram tersebut dalam bak sampah saat akan ditangkap polisi.
Lokasi penangkapan ketiga masih di Jalan MT Haryono, dengan tersangka bernama Arman (33). Tukang tambal ban itu ditangkap dengan barang bukti 2 poket sabu seberat 1,00 gr.
Penangkapan ke-4 di Jalan Gatot Subroto. Tersangka bernama Bahtiar (31) diringkus polisi yang menyamar sebagai pembeli sabu. Empat poket serbuk menyerupai kristal putih seberat 1,81 gr dijadikan barang bukti polisi.
“Empat orang yang diamankan ini tak saling berkaitan. Mereka ada yang mengaku sebagai penjual, ada juga yang mengaku hanya sebagai pemakai agar lebih semangat kerja,” papar Belny. (dor)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here