Home >> Samarinda >> Aset SMA Diambil Provinsi Kendalanya Hanya Guru Honorer

Aset SMA Diambil Provinsi Kendalanya Hanya Guru Honorer

SAMARINDA – Terhitung mulai Oktober bulan ini, seluruh aset dari kota dan kabupaten se-Kaltim bakal diambil oleh Pemprov Kaltim khususnya dalam hal pengelolaan Sekolah Menengah Atas atau SMA dan sederajat sebagai bagian implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asli Nuryadin mengaku sudah siap de­ngan segala pengalihan yang ada. “Ya kalau di kota tidak ada masalah dan kami tinggal menyerahkan saja,” ujar Asli, Selasa (12/10) kemarin.
Hanya yang menjadi persoalan saat ini menurutnya adalah nasib para tenaga honorer. Sebab baik dari pihak kota maupun provinsi belum meyebutkan secara jelas. Asli menjelaskan saat ini masih bernegosiasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kaltim. “Masalah itu masih kami negosiasikan dengn pihak provinsi. Jujur saja ini memang pekerjaan berat untuk mereka (Dinas Pendidikan Kaltim). Sebab berdasarkan dengan adanya peraturan ini, otomatis tenaga kerja harusnya bagian dari sekolah juga, sebab kalau dikota pun tenaga honorer dari sekolah itu mau ditempatkan dimana, jelas ini akan menjadi tanggung pemerintah kota juga,” jelasnya.
Namun untuk persoalan aset sudah tidak ada masalah. Bahkan untuk saat ini untuk memudahkan komunikasinya dengan para kepala sekolah, ia membentuk grup dari media sosial (medsos) agar informasi lebih cepat menyebar.
“Untuk saat ini kami terus berkoordinasi dengan para guru melalui grup medsos kami. Se­hingga dengan adanya grup ini saya tidak perlu lagi menyebar undangan memakain surat, cukup menggunakan grup saja. Persoalan guru itu saat ini kami juga masih menunggu kepastian dari pusat karena aturan ini kan dari pusat juga. Bisa jadi berubah lagi,” demikian Asli.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan per 19 Septem-ber 2016, jumlah SMA se-Kaltim yang telah dilaporkan baik swasta maupun negeri sebanyak 213 unit, terdiri dari 135 SMA Negeri dan 78 unit SMA swasta.
Sementara jumlah peserta didik sebanyak 66.991 orang dan jumlah guru sekolah negeri dan swasta baik PNS maupun non-PNS sebanyak 4.379 orang. Sedangkan data jumlah SMK se-Kaltim sebanyak 214 unit (83 negeri dan 131 swasta), dengan peserta didik lebih kurang 70.364 orang dan jumlah guru 4.812 orang. (ms315)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*