Breaking News
Home >> Koran Kaltara >> ASN Harus Menjadi Lokomotif Perubahan

ASN Harus Menjadi Lokomotif Perubahan

Hari Ini, Puncak Hari Jadi Korpri yang ke-45

TANJUNG SELOR – Untuk memperingati hari jadi Korps Pegawai Negeri (Korpri) yang ke-45, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kaltara, untuk merenungi dan introspeksi diri.
Dirinya mengajak, pada momen hari jadi Korpri yang jatuh pada hari ini, ASN meningkatkan kualitas diri dalam bekerja sehingga menjadi lokomotif perubahan lewat inovasi, kreativitas dan melakukan perubahan-perubahan yang positif.
Dengan demikian, lanjut Irianto, ASN akan menjadi contoh dan rangsangan bagi masyarakat untuk ikut mendukung serta bersama-sama secara proaktif melakukan percepatan pembangunan sesuai dengan yang dicita-citakan bersama.
“Mari kita jadikan Hari Jadi Korpri sebagai momentum untuk merubah diri kea rah yang lebih baik. Sebab ASN harus menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat. Ini sangat penting saya tekankan agar masyarakat salah satu dorongannya karena memiliki panutan. Bisa relatif mudah untuk diajak bersama-sama membangun dan memajukan Kaltara,”ujar Irianto, Senin (28/11).
Irianto meminta seluruh ASN untuk selalu mengevaluasi, introspeksi diri sudah setia, jujur melaksanakan tugas yang diemban dan cakap serta disiplin agar semakin profesional, adil dan menjadi teladan yang baik dengan menjaga kehormatannya lewat perilaku dan karakter yang baik. Sebab perhatian pemerintah terhadap ASN sangat besar dan berdampak kepada kehidupan pegawai yang kian membaik.
Dengan motivasi pemikiran terbaru, lanjut Irianto akan berdampak pada peningkatan kualitas kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Selain itu ASN juga dituntut memiliki kepekaan yang tinggi dalam merespon apa yang menjadi tanggung jawabnya.
Agar kepekaan itu muncul, lanjut Irianto, ASN diminta untuk selalu melatih diri menjadi pribadi yang rendah hati dan mampu mengakui dan menghargai keunggulan orang lain sehingga tumbuh keinginan untuk selalu belajar. “Mari kita introspeksi diri kita, agar diri ini menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.
Dia juga berharap, agar para ASN dapat bekerja lebih disiplin dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap tugas dalam mengabdi. Menurut Irianto, kesetiaan seorang aparatur terhadap masyarakat dan negara tidak bisa ditawar-tawar, kapanpun jika dibutuhkan masyarakat, aparatur harus selalu siap memberikan pengabdian terbaiknya. “Loyalitas itu sangat penting dalam bekerja sebagai aparatur,” tambahnya.
Irianto mengajak agar seluruh aparatur selalu berpikiran dan bersikap positif dengan lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain. Lebih suka berdiskusi mengenai harapan daripada keputusasaan, dan lebih suka mencari solusi daripada frustasi, serta lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya. (adv)