Home >> PPU - Paser >> Azhery Dinilai Layak Pimpin Perusda

Azhery Dinilai Layak Pimpin Perusda

BANYAK yang berpendapat, bahwa Perusahaan Daerah (Perusda) Daya Prima dalam beberapa tahun terakhir kurang greget dalam perannya sebagai mitra pemerintah memajukan daerah di bidang perekonomian. Masyarakat kini merindukan pemimpin yang mampu membangunkan Perusda dari tidur panjang.
Sosok Azhery Asmar, calon direktur Perusda yang baru-baru ini sudah melewati berbagai tahapan, diharapkan bisa menjawab tantangan dari warga Paser yang ingin melihat Perusda Daya Prima bangkit dari keterpurukan.
Dukungan dan suara optimisme dari berbagai pihak pun berdatangan, namun yang paling banyak berasal dari tokoh pemuda, di antaranya dari Pemuda Panca Marga atau PPM dan Lumbung Informasi Rakyat (Lira).
Ketua PPM Muhammad Idris mengatakan bahwa selama ini dirinya secara pribadi dan organisasi dekat dengan Azhery.
“Saya kenal dengan Hery (panggilan Azhery) dan sudah pernah berada di beberapa organisasi yang sama, seperti KNPI. Saya yakin Perusda akan lebih baik dari sebelumnya di bawah pimpinan saudara Hery,” ujar Idris.
Senada dengan Idris, Bupati Lira Subhan Arafat juga memberikan dukungan moril dan mengatakan bahwa Pemerintah bersama DPRD seharusnya segera menetapkan pimpinan agar bisa menjalankan organisasi Perusda sesegera mungkin.
Beberapa tokoh pemuda lain yang ditemui secara terpisah menyampaikan hal yang sama. Sekretaris PPM Paser Ardiansyah dan mantan ketua PMII Cabang Paser Jamiluddin sepakat Azhery adalah figur yang cocok memimpin Perusda.
“Azhery mewakili pemuda, ditambah latar belakang pendidikan, dan punya keinginan kuat untuk membesarkan Perusda. Figur seperti ini agak jarang ditemukan saat ini,” ungkap Jamiluddin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten paser membuka kesempatan kepada putra-putri Paser untuk mendaftar jadi calon Direktur Perusda. Ada 19 orang yang mengambil berkas dan hanya 14 di antaranya yang mengembalikan berkas.
Azhery Asmar merupakan satu-satunya calon yang lolos secara administrasi, yang kini tengah menanti uji kepatutan oleh DPRD Kabupaten Paser. (*/sur)