Home >> Akademika >> Bank Muamalat Peduli Pendidikan Perbatasan

Bank Muamalat Peduli Pendidikan Perbatasan

Distribusikan Bantuan Peralatan Belajar

NUNUKAN – Bank Muamalat Indonesia (Bank Muamalat) menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu pendidikan dan kesehatan anak – anak di tapal batas yang berada di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Bantuan pendidikan berupa pemberiaan peralatan belajar siswa dan sarana pendukung sekolah serta sunatan massal yang dilaksanakan Kamis (17/11) di SD. Sei. Kapal Desa Sekaduyan Taka.
“Dalam program bantuan pendidikan dan kesehatan, Bank Muamalat mempercayakan pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp. 186.230.470 untuk tiga sekolah di Kabupaten Nunukan yaitu SD Sei. Kapal Filial Kecamatan Seimenggaris, SD Tapal Batas Kecamatan Sebatik Tengah dan MTs. MA’Arif Kecamatan Nunukan Selatan. Kegiatan ini adalah wujud nyata dan komitmen Bank Muamalat untuk berpartisipasi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Compliance dan Risk Management Director Bank Muamalat, Andri Donny.
Ia mengatakan, untuk menjangkau sekolah tersebut, kegiatan itu melibatkan TNI dari Yonif 614 Raja Pandita yang sekarang ini bertugas menjaga perbatasan dan melakukan pemberdayaan masyarakat di Nunukan. Prajurit Yonif 614 Raja Pandita melakukan kegiatan bakti sosial sunatan massal, pemeriksaan kesehatan dan pembangunan WC di SD Sei. Kapal kemudian membangun lapangan voli di MA’Arif NU Nunukan.
Menurutnya, dana bantuan pendidikan serta pelayanan kesehatan gratis bagi warga di wilayah Nunukan adalah bagian dari rangkaian CSR Sekolah Prestasi Muamalat. “Kami percaya bahwa pendidikan merupakan pondasi dalam membangun kesuksesan pembangunan bangsa. Program sosial Bank Muamalat tahun ini, fokusnya pada pendidikan dengan memberikan bantuan pendidikan untuk anak – anak berprestasi dari keluarga pra sejahtera. Pemberian bantuan pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesempatan masyarakat didaerah perbatasan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu Emmy Hamidiyah, Komisioner Baznas mengapresiasi kepedulian dari Bank Muamalat dalam memajukan warga di perbatasan. Sebab kondisi warga di perbatasan saat ini masih perlu banyak bantuan dalam memenuhi hak – hak dasar mereka.
“Program Sekolah Prestasi Muamalat ini sangat penting sebagai bukti kepedulian kita terhadap sesama warga negara yang sedang membutuhkan bantuan. Kehadiran Bank Muamalat, Baznas dan TNI menjadi bukti bahwa negara dan masyarakat memperhatikan warga yang jauh dari perhatian pemerintah pusat,” tambahnya.(bri)