Home >> Hukum & Kriminal >> Bawa Sabu, Warga Malaysia Tertangkap di Sei Nyamuk
BAWA SABU: Petrus (23) saat diamankan di Polsek Sei Nyamuk karena kedapatan membawa sabu.
BAWA SABU: Petrus (23) saat diamankan di Polsek Sei Nyamuk karena kedapatan membawa sabu.

Bawa Sabu, Warga Malaysia Tertangkap di Sei Nyamuk

Disembunyikan dalam Bungkusan Mie Instant

NUNUKAN – Seorang pemuda asal Malaysia, Petrus (23) yang berdomisili di Lahad Datu, Sabah diamankan Polsek Sei Nyamuk lantaran kedapatan membawa narkotika golongan satu jenis sabu – sabu.
Kapolres Nunukan AKBP Pasma Royce melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, Petrus diamankan personil Polsek Sei Nyamuk pada Jumat (25/11) sekitar pukul 18.00 Wita dengan TKP di dermaga Sei Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur.
Adapun kronologis penangkapannya, bermula dari informasi seorang laki – laki dari Tawau yang akan tiba di Sei Nyamuk menggunakan speedboat. Setelah mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Sei Nyamuk bersiap siaga di Pos Polisi untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang bawaan penumpang dari Malaysia.
Saat yang bersangkutan tiba di dermaga Sei Nyamuk, anggota Polsek melakukan pencegatan terhadap pemuda yang identitasnya sudah diketahui. Ketika dilakukan pengeledahan badan ditemukan satu bungkusan mie instant yang di dalamnya berisi amplop warna putih. Kemudian dalam amplop putih tersebut ditemukan satu bungkus plastik transparan ukuran besar yang diduga narkotika jenis sabu – sabu seberat 12 gram. “Untuk sabu – sabu tersimpan didalam kantong celana pelaku. Jadi sabu tersebut disimpannya dalam bungkusan mie instant untuk mengelabui petugas saja,” kata Karyadi.
Kepada petugas, Petrus mengaku sabu – sabu yang dibawanya itu atas perintah Lan warga Filipina yang akan diberikan kepada Ardi, warga Sei Nyamuk. Jika Petrus berhasil menyerahkan sabu – sabu tersebut kepada Ardi, dia akan mendapatkan upah yang tidak disebutkan angkanya. “Memang kedatangan Petrus ke Nunukan hanya punya satu tujuan yaitu mengantar sabu – sabu pesanan Ardi. Setelah misinya selesai, dia kembali ke Tawau,” kata Karyadi.
Saat ini, Petrus sudah diamankan di Mapolres Nunukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Undang – undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009. (bri)