Breaking News
Home >> Balikpapan >> Bayi Penderita Gizi Buruk Akhirnya Meninggal
MENINGGAL: Jasad bayi penderita Gizi buruk, Affandi Yusuf saat dibawa ke rumah neneknya di kawasan Batakan.
MENINGGAL: Jasad bayi penderita Gizi buruk, Affandi Yusuf saat dibawa ke rumah neneknya di kawasan Batakan.

Bayi Penderita Gizi Buruk Akhirnya Meninggal

BALIKPAPAN –Setelah sempat mendapat perawatan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUD Gunung Malang, selama lima hari sejak Jumat (18/11), Yusuf Affandi (7 bulan) bayi gizi buruk asal Banjarmasin menghembuskan napas terakhirnya Rabu (23/11), sekitar pukul 08.00 Wita.
Suasana haru terlihat di ruang NICU RSUD Balikpapan. Sang ayah, Suwandi (26) bersama orang tuanya, Puji Harti (60) tidak dapat menutupi rasa sedihnya. “Kemarin (Selasa) sudah bisa minum susu pakai botol, kita lihat kondisinya sudah membaik, tapi Allah berkehendak lain,” ujarnya dengan suara pelan.
Dari informasi yang diperolehnya, kondisi kesehatan bayi Affandi ini semakin menurun pada Rabu dinihari. Badan Affandi terasa dingin dan akhirnya dinyatakan meninggal oleh dokter sekitar pukul 08.00 Wita.
Dokter spesialis anak yang menangani Affandi, dr Bawono Bhakti Sp A M Biomed mengakui jika sehari sebelumnya kesehatan Affandi membaik. “Kemarin alat bantu pernapasan sudah dilepas karena sudah stabil, suhu badan juga sudah stabil. Affandi juga sudah mulai aktif tapi ternyata Rabu pagi kondisi menurun drastis,” katanya.
Menurutnya, tim dokter dari RSUD Kota Balikpapan telah berupaya semaksimal mungkin melakukan penanganan bayi Affandi. ”Karena kondisinya terus melemah, nyawanya tak tertolong lagi dan meninggal sekitar jam 08.00 Wita,” ucapnya.
Jasad Affandi langsung dibawa ke rumah neneknya di dekat kantor Samsat Kaltim, Batakan RT 01, Balikpapan Timur. Sore kemarin bayi usia tujuh bulan ini dimakamkan di pemakaman umum Batakan.
Diketahui Affandi tidak hanya menderita gizi buruk namun juga menderita edema (pembengkakan), dermatosis pada kulit tubuh, kadar protein dalam darahnya rendah dan diare. Affandi sempat mendapat bantuan dari PMI dan PKK Balikpapan saat dikunjungi di RUSD Gunung Malang 13 November lalu. (din)