BNK Paser Menimba Ilmu ke BNNP Kaltim


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     3 months ago     545 kali
img

TANA PASER –Selasa (18/7) kemarin, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser bertandang ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim di Samarinda. Rombongan BNK yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Paser HM Mardikansyah ini, terdiri dari Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Paser Ishak, Kabag Bina Kesra I Setkab Paser Nonding, Wakapolres Paser Bambang Herkamto beserta anggota dan pengurus BNK Paser lainnya.

Rombongan BNK Paser disambut langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNNP Kaltim AKBP Halomoan Tampubolon dan Kepala Bagian (Kabag) Umum BNNP Kaltim La Marede di Ruang Rapat Kantor BNNP Kaltim.

“Selain melakukan silaturahmi, kedatangan BNK Paser ke BNNP Kaltim juga untuk melakukan koordinasi pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba di Kabupaten Paser,” ungkap Mardikansyah.

Diharapkan, melalui kunjungan tersebut maka pihak BNNP Kaltim dapat membagi strategi dan program kegiatan untuk disinergikan dengan BNK Paser. “Mudahan BNNP Kaltim bisa berbagi strategi dan program kegiatan yang dapat disinkronkan dengan BNK Paser,” ucap Mardikansyah.

Dikatakannya, upaya penanggulangan narkoba tidak dapat dilakukan pihak BNK Paser sendiri. Selama ini, BNK Paser telah bekerjasama dengan pihak Kodim 0904/TNG dan Polres Paser dalam pengungkapan kasus narkoba.

Sedangkan untuk kegiatan penanggulangan narkoba, ia menerangkan, pihaknya rutin melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Mulai dari jenjang SLTP sederajat, SLTA, Mahasiswa hingga masyarakat umum. “Penyuluhan ini, terkait bahaya dari penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya,” papar Mardikansyah.

AKBP Halomoan Tampubolon mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan BNK Paser sebagai salah satu perhatian dan wujud nyata Pemkab Paser untuk mengupayakan pelaksanaan P4GN di wilayahnya.

“Saya mewakili Kepala BNNP Kaltim, mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan dari BNK Paser. Dengan saling berkoordinasi ini, menandakan bahwa BNN selama ini tidak bekerja secara sendiri-sendiri,” katanya.

Disampaikan, bahwa pihaknya selalu bekerjasama dengan seluruh BNK yang berada di Provinsi Kaltim. Terutama dalam hal upaya pemberantasan peredaran narkoba dan penyalahgunaan barang haram tersebut.

“Untuk itu kami harap, agar ke depannya koordinasi dan konsultasi serta silaturahmi seperti ini perlu ditingkatkan. Karena, peredaran narkoba di Provinsi Kaltim semakin hari semakin mengalami peningkatan,” sebutnya.

Dijelaskan, secara nasional Provinsi Kaltim menempati posisi urutan ketiga pengguna narkoba terbanyak. Sedangkan di Kaltim sendiri, Kabupaten Paser berada di urutan kelima setelah Samarinda, Balikpapan, Kutai Kertanegara dan Kota Bontang.

“Sekitar 60 jenis narkoba baru telah beredar di Indonesia, terutama di Kaltim. Satu diantaranya, jenis tembakau Gorilla yang menimbulkan efek lebih mengerikan dan cenderung tidak enak dibandingkan ganja. Dimana, penggunanya merasa melayang hingga hilang kesadaran dalam 2-3 kali hisapan, bahkan muntah,” urainya.

Menurutnya, mendapatkan bermacam jenis narkoba sangat mudah belakangan ini. Adapun yang menjadi sasaran bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Dari sekian kasus yang ditangani BNNP Kaltim, banyak anak-anak menggunakan narkoba.

“Di Kaltim sendiri, perederan narkoba terbagi menjadi dua jalur, yakni jalur utara melalui Singapura dan Filipina selanjutnya masuk lewat Nunukan dan Tarakan. Sedangkan jalur kedua atau jalur selatan, melalui Pulau Jawa dan Sumatera,” rincinya.

Halomoan berharap peran pemerintah daerah bersama BNK mencegah peredaran narkoba di wilayah Kaltim. (sur)




loading...

baca LAINNYA