Wujudkan Pelayanan Kependudukan Terintegrasi


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     5 bulan yang lalu     428 kali

TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau menjadi tuan rumah pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) pembersihan data base kependudukan, pemanfaatan NIK, data kependudukan dan KTP el se-Kalimantan Timur. 

Bimtek yang digelar di Ballroom Hotel Derawan Indah Tanjung Redeb, Sejak Selasa (1/8)  lalu dihadiri langsung Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrulloh. Serta dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim, Meiliana yang mewakili Gubernur Kaltim dan Bupati Berau Muharram, serta diikuti seluruh kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil se Kalimantan Timur.

Bupati Berau, Muharram, dalam kesempatan itu menyambut baik pelaksanaan bimtek di bidang kependudukan se-Kaltim yang dilaksanakan di Berau. Terlebih bimtek ini dihadiri langsung Dirjen Lependudukan dan Pencatatan Sipil. 

Muharram berharap melalui bimtek ini semakin mendukung dalam pengelolaan data kependudukan, termasuk data yaang terus terupdate dalam mendukung kebijakan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Semoga dengan update data yang dilakukan dapat menjadi dasar dalam mengambil kebijakan untuk mewujudkan masyarakat sejahtera,” ungkapnya.

Di Kabupaten Berau masih ada batas dengan kabupaten tetangga yang belum selesai. Begitu juga dengan batas kampung yang saat ini terus diupayakan Pemkab Berau dapat segera diselesaikan. Pemkab Berau telah menargetkan 2017 batas kampung selesai namun dengan penurunan anggaran penyelesaian batas kampung juga menjadi terhambat. “Batas wilayah ini juga yang penting untuk memperjelas dalam mendukung pendataan kependudukan,” tegasnya.

Asisten I Setprov Kaltim, Meiliana berharap melalui bimtek ini mendukung data dan informasi kependudukan yang lengkap dan akurat. Sehingga memudahkan dalam perencanaan dan mengambil keputusan dalam merumuskan kebijakandan menyusun program pembangunan yang berwawasan kependudukan. “Salah satu yang paling penting adalah data kependudukan, oleh karena itu data kependudukan di setiap tingkatan administrasi pemerintahan adalah faktor kunci keberhasilan program pembangunan maupun penyelenggaraan pemerintahan,” ungkapnya.

Sementara Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Zudan Arif Fakhrulloh yang menjadi narasumber dalam bimbingan teknis menekankan pentingnya pengelolaan database kependudukan dengan baik. Terus melakukan tata kelola pemerintahan melalui pelayanan administrasi kependudukan yang lebih baik dengan penerapan teknologi serta peningkatan kinerja bagi aparatur dalam pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Data kependudukan yang dikelola melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sejak 2014 lalu disampaikannya telah digunakan dalam berbagai program yang diwujudkan pemerintah. Seperti program kemiskinan, maupun pelayanan publik dan tata kelola keuangan, menggunakan data yang dikelola melalui Disdukcapil. Berbagai lembaga telah bekerjasama dalam pemanfaatan data kependudukan. 

“Menteri Keuangan setiap tahun minta data ke dirjen kependudukan dan pencatatan sipil dalam merumuskan dana desa,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh aparatur Disdukcapil di daerah untuk terus melakukan pembenahan dalam upaya peningkatan pelayanan. (ind)


baca LAINNYA