Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> BKD Terapkan TPP Berbasis Kinerja

BKD Terapkan TPP Berbasis Kinerja

Tidak Buat LKH dan Tak Ikut Apel Tunjangan Dipotong

TENGGARONG – Sudah hampir setahun ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kutai Kartanegara menerapkan pembayaran tunjangan tambahan penghasilan pegawai (TPP) berbasis kinerja.
BKD tidak segan-segan memotong tunjangan pegawai yang tidak membuat Laporan Kinerja Harian (LKH) dan tidak ikut apel senin pagi.
“Ini bersifat internal sesuai instruksi kepala BKD Kukar,” kata Sekretaris BKD Kukar, Sri Ridhayani kepada Koran Kaltim, kemarin.
Menurut Sri, pegawai yang tidak mengikuti apel pagi, TPP-nya akan dipotong sebesar 1 persen.
“Nah, kalau tidak menyampaikan LHK 1-5 kali akan dipotong 0,5 persen, tidak menyampaikan 6-10 kali TPP-nya dipotong 1 persen, kalau tidak menyampaikan 11-15 kali akan dipotong 1,5 persen, dan jika lebih dari 16 kali maka akan dipotong 2 persen setiap bulannya,” jelas Sri.
Potongan itu memang terbilang kecil, namun kebijakan itu diharapkan dapat membiasakan pegawai BKD sebelum perbup terbaru tentang pemotongan TPP diberlakukan.
“Jika perbup diberlakukan, pegawai yang tidak membuat LHK akan dipotong 20 persen. Kita berharap pegawai BKD tidak kaget ketika pemberlakuan perbup tersebut karena sudah terbiasa dengan pemberlakuan pemotongan TPP di internal BKD,” harapnya.
Menurut Sri, kebijakan yang diberlakukan di internal BKD ini sudah dilirik beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Kukar karena karena dianggap efektif membina pegawai.
“Badan Pengelola Keuangan dan Aset daerah (BPKAD) sudah belajar ke kami tentang pemberlakuan pemotongan TPP,” terangnya. (ran415)