BPBD Bantu 46 KK Korban Kebakaran Telemov


korankaltim
korankaltim
2016-10-17 20:47:38
PENAJAM – Sebanyak 46 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Telemov, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang merupakan korban kebakaran pada 8 Agustus 2016, menerima bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, kemarin.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD PPU, Waluyo kepada Kepala Desa Telemov, Daman disaksikan unsur Kecamatan Sepaku dan perangkat desa.

Ia mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk rehabilitasi pemulihan di sektor pemukiman dan perumahan korban pascabencana. Bantuan ini diberikan BPBD Kaltim melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD PPU, dalam bencana tersebut terdapat 34 rumah terbakar. “Ada 34 rumah pada RT 05 dan RT 06 tersebut, dihuni 46 KK dan 136 jiwa menjadi korban kebakaran beberapa waktu lalu, sehingga layak mendapatkan bantuan dari pemerintah,”ujar Waluyo.

Dikatakannya, bantuan yang diberikan ini disalurkan kembali untuk warga korban kebakaran di dua RT, sehingga para korban bisa melakukan rehabilitasi rumahnya masing – masing. “Bantuan ini diberikan berupa bahan bangunan, seperti atap seng sebanyak 1.700 lembar dan paku seng sebanyak 34 Kg untuk diberikan kepada korban pasca bencana kebakaran tersebut,” bebernya.

Waluyo menjelaskan, 1.700 lembar atap seng berikut 34 Kg paku seng tersebut yang disalurkan untuk korban pascakebakaran tersebut dibagikan guna merehab 34 rumah milik 46 KK. Setiap rumah mendapatkan bantuan sebanyak 50 lembar atap seng dan 1 Kg paku Seng.

“Jadi bantuan yang kita serahkan ini, hanya untuk membantu para warga dalam membenahi rumah pascakebakaran yang terjadi sehingga warga bisa mendiami rumahnya kembali,” katanya.

Dirinya berharap, bantuan ini dapat membantu para warga korban kebakaran di RT 05 dan RT 06 desa Telemow Sepaku serta dapat dipergunakan dan dimanfaakan sebaik mungkin dalam memperbaiki rumahnya. “Bantuan yang diberikan oleh BPBD Provinsi melalui BPBD PPU ini, kita harapkan dapat membantu korban dalam memperbaikan rumahnya pascabencana kebakaran lalu, barang bantuan bangunan ini tidak untuk diperjualbelikan,” pungkasnya. (nav)

baca LAINNYA