Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Budi Terkapar di Ruang Sidang
TERKAPAR : Budi Setiawan tergeletak di lantai ruang sidang usai menenggak cairan pembersih lantai.
TERKAPAR : Budi Setiawan tergeletak di lantai ruang sidang usai menenggak cairan pembersih lantai.

Budi Terkapar di Ruang Sidang

Tak Mau Digugat Dicerai, Nekat Minum Cairan Pembersih Lantai

BALIKPAPAN – Tidak rela digugat cerai oleh sang isteri, Budi Setiawan (28) warga Lamaru, Balikpapan Timur, nekat menenggak cairan pembersih lantai.
Aksi tersebut dilakukan tepat di hadapan majelis hakim Pe-ngadilan Agama Balikpapan. Saat itu, korban tengah menjalani sidang perceraian dengan penggugat Indah Khalifulnisa (30), Rabu (30/11) pagi.
Informasi yang dihimpun Koran Kaltim, bermula ketika korban memasuki ruang sidang cerai. Di dalam ruangan tersebut ada penggugat yang merupakan isterinya sendiri.
Korban membawa sebotol minuman kemasan yang bela-kangan diketahui merupakan cairan pembersih lantai. Dengan wajah nanar penuh amarah korban langsung meminum cairan tersebut.
Seluruh pengunjung sidang yang sebelumnya tidak mengetahui apa yang diminum korban, langsung panik setelah beberapa menit tiba-tiba Budi terkapar dan me-ngeluarkan busa dari mulutnya.
Melihat kejadian tersebut petugas keamanan dibantu pengunjung mencoba melakukan pertolongan pertama dengan memberikan minum air putih dan air kelapa. Setelah itu korban dibawa ke Rumah Sakit Umun Daerah (RSDU) Kanudjoso Djatiwibowo.
Aksi yang tidak patut ditiru tersebut, diduga lantaran Budi tak terima digugat cerai oleh sang isteri. Aksi tersebut dibenarkan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama Balikpapan, Amirusin. “Sebelumnya sempat dilarang bahwa di ruang sidang tidak diperbolehkan ada minuman namun orang tersebut memaksa masuk dan meminum cairan itu,”ungkapnya.
Saat ini, pihak Kepolisian dari Polsek Balikpapan Selatan masih melakukan penyelidikan terkait motif percobaan bunuh diri tersebut. “Saat ini korban masih dalam perawatan tim medis, masih dalam tahap lidik,”ujar Kapolsek Balikpapan Selatan AKP Syarifah Nurhuda didampingi Panit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan Ipda Hadi Purwanto.(yud)