Bupati Yapan: Main Narkoba, Sanksinya Pasti Pecat


korankaltim
korankaltim
2017-01-04 06:00:07
SENDAWAR - Bupati Kutai Barat FX Yapan, mengimbau seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab bekerja maksimal, dan melayani masyarakat secara prima. Apabila tidak mengindahkan, bahkan sampai terbukti mengkonsumsi narkoba, Yapan memastikan sanksi pecat kepada pegawai bersangkutan.

“Hingga bulan Maret mendatang, terus dilaksanakan tes urin terhadap seluruh PNS di lingkup Pemkab Kubar. Tempatnya di Sekretariat Pemkab Kubar di Rumah Sakit Atma Husada, Selili, Samarinda. Jika dalam tes itu ada PNS yang terbukti menggunakan narkoba, saya akan pecat yang bersangkutan dari PNS,” tegas Yapan, usai melantik pejabat eselon Pemkab Kubar di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), kantor Bupati Kutai Barat, belum lama ini.

Menurut dia, pernyataan itu sebagai ultimatum tegas bagi PNS yang memang seharusnya sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, lanjutnya, para pejabat serta seluruh pegawai Pemkab Kutai Barat, sejak Januari 2017 ini diwajibkan untuk menyerahkan surat keterangan tidak menggunakan narkoba.

Menurutnya, saat ini seluruh lapisan masyarakat harus waspada. Karena narkoba telah masuk dan merusak berbagai lapisan masyarakat, dan ratusan orang meninggal dunia setiap hari karena terkontaminasi penggunaan narkoba.

“Tes urin adalah salah satu cara mengetahui seseorang telah tercemar oleh narkoba. Bahkan jika selama dalam waktu yang ditentukan ada pejabat yang tidak hadir, atau tidak mempunyai surat keterangan bebas narkoba, maka di hari yang sudah ditentukan, pejabat terkait harus membuat surat pengundurun diri sebagai PNS,” pungkas Yapan.(imr)

baca LAINNYA