Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Cari Makanan Kambing, Rustono Malah Ketemu Mayat
MEMBUSUK: Mayat Iskandar yang mulai membusuk ditemukan Rustono yang hendak mencari makan ternaknya.
MEMBUSUK: Mayat Iskandar yang mulai membusuk ditemukan Rustono yang hendak mencari makan ternaknya.

Cari Makanan Kambing, Rustono Malah Ketemu Mayat

Iskandar Mengidap Keterbelakangan Mental

TANJUNG REDEB – Warga Kampung Suaran Kecamatan Sambaliung, dihebohkan penemuan sesosok mayat pria tua di kawasan RT 04 Kadasa, Kamis (24/11). Mayat tersebut ditemukan Rustono dan Nasrul yang mencium bau busuk saat hendak ke kebun untuk mencari makanan kambing.
Keduanya pun menghubungi kepala Kampung Suaran, selanjutnya warga bersama pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian . Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui pria tersebut bernama Iskandar (70) yang merupakan warga kampung Suaran.
Cucu korban, Hasnawati mengatakan semasa hidup korban memiliki keterbelaka-ngan mental. Pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan atas kejadian tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pemakaman ke aparat Kampung Suaran. “Kakek ini sudah lama pisah dengan nenek saya. Anaknya tidak ada yang berada di Berau, Kakek juga diketahui memiliki keterbelakangan mental,” ujarnya.
Menurut warga sekitar, sebelum ditemukan tewas korban kerap buang air kecil di celana dan juga baju korban sering dicucikan oleh Suwardi, “Saya sendiri sudah beberapa hari ini tidak bertemu, dan baru dapat kabar ini,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolres Berau AKBP Handoko membenarkan adanya penemuan mayat di lokasi tersebut. Saat ini korban disemayamkan di rumah keluarga korban di kampung Suaran dan akan segera dimakamkan. “Benar memang ada warga yang menemukan sesosok mayat pria tua, namun Alhamdulillah sudah bisa dikenali siapa pria tersebut,” katanya.
Handoko menjelaskan dari kondisi jenazah yang sudah membusuk, kemung-kinan sudah lima hari dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Kami tidak melakukan visum atas permintaan keluarga, hanya saja dari pemeriksaan di TKP tadi, oleh petugas Puskesmas, korban sudah meninggal lima hari, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya. (mh216)