Home >> PPU - Paser >> Cegah Pungli, Tim Saber PPU Dibentuk

Cegah Pungli, Tim Saber PPU Dibentuk

PENAJAM – Guna mencegah terjadinya praktek pungutan liar (pungli), Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) bersama Polres PPU dan instansi terkait lainnya, membentuk tim Sapu Bersih (Saber) pungli. Pembentukan dilakukan di Mapolres PPU, sebagai tindak lanjut keluarnya intruksi Presiden RI Joko Widodo untuk memberantas tuntas Pungli di Masyarakat.
Sekda PPU H Tohar, saat menghadiri rapat tersebut menjelaskan, pembentukan tim Saber Pungli ini sebagai wujud serius dari pemerintah daerah untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan yang lebih baik dan bersih. Dimana target tim adalah tempat – tempat pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Terkait dengan sanksi, lanjutnya, pihaknya masih merumuskannya terlebih dahulu, sesuai dengan Standart Operating Procedure (SOP). Sanksi berlaku apabila ada pegawai yang tertangkap basah karena dalam memberikan fungsi pelayanannya di embel-embeli dengan pungutan liar.
“Oleh karena itu, saya ingatkan jangan sampai ada pegawai pemerintahan di PPU yang tertangkap tangan saat tengah melakukan aksi pungli. Karena kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas, apapun status dan jabatannya,” tegasnya.
Senada dengannya, Kapolres PPU, AKBP Teddy Ristiawan melalui Wakapolres, Kompol Nina Ike menambahkan, pada rapat tersebut selain membahas tentang pembentukan tim Saber Pungli, pihaknya juga banyak membicarakan tentang kian merajalelanya Pungli dalam pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.
Dituturkannya, untuk sementara ini, tim akan melakukan pengawasan dan pemberantasan pungli di internal pemerintahan, terkhusus pada tempat – tempat pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, tetapi tidak menuntup kemungkinan pemberantasan juga dilakukan pada kegiatan pungli yang dilakukan oleh masyarakat.
“Sementara ini kita melakukan pengawasan dan pemberantasan di pemerintahan, namun aksi serupa juga tidak menutup kemungkinan dilakukan pemberatasan praktek pungli yang terjadi di tengah – tengah masyarakat,”pungkasnya. (nav)