Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Ciderai Profesi Dokter, Harus Ditindak Tegas

Ciderai Profesi Dokter, Harus Ditindak Tegas


korankaltim
korankaltim
2016-10-05 05:00:28
Foto Bedah Tulang Pakai Bor di RSUD AM Parikesit, Kukar



TENGGARONG – Belum lama ini, dunia maya heboh dengan beredarnya foto tim dokter sedang bedah tulang pasien diduga di RSUD Aji Muhammad Parikesit (AMP), Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar). Foto yang diunggah akun Facebook itu disertai komentar menyebut “Kalau di Jawa ada vaksin palsu, di Tenggarong Kukar ada RSUD AM Parikesit yang operasi pasien gunakan alat bor tukang”.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar, drg Koentijo Wibdarminto meminta Direktur Utama RSUD AMP segera bertindak tegas. Dikatakan Koentijo, informasi tersebut tak seharusnya jadi konsumsi publik. Dia mengaku sangat menyesalkan tersebarnya foto bedah tulang tersebut, selain memancing reaksi pengguna media sosial Facebook. Hal itu melanggar kode etik profesi dunia kedokteran, karena membuka rahasia pasien yang seharusnya dijaga dan ditutup rapat.

“Foto yang beredar di Facebook itu sangat tidak layak. Sebab, etika dari profesi dokter harus menjaga rahasia pasien, tidak boleh dipublikasikan. Hal ini sangat menciderai etika profesi dunia kedokteran. Direktur RSUD AMP harus bersikap dan bertindak tegas,” pinta Koentijo kepada Koran Kaltim, Selasa (4/10).

Dokter spesialis gigi itu menyebut, pelanggaran kode etik profesi menjadi ranah majelis etika dokter. Karena itu, pimpinan RSUD AMP harus bertindak cepat guna menjaga nama baik rumah sakit dipimpinnya. Sebab, hal itu berkaitan erat dengan profesionalitas tim medis di rumah sakit tersebut. Bahkan, hal yang dikhawatirkan Koentijo, jika pelanggaran itu tak disikapi, diyakini akan muncul berbagai foto dan informasi dari dunia kedokteran yang selama ini menjadi rahasia.

“Kita tak ingin hal seperti ini terulang lagi, Apalagi harus menjaga nama baik rumah sakit dan Pemkab Kukar. Agar tak berkepanjangan, masalah ini harus segera disikapi dan tidak dianggap remeh. Sebagai dokter, menjaga etika profesi itu wajib,” tegasnya.

Seperti diketahui, aksi unjukrasa di kantor gubernur Kaltim pada Senin (3/10) lalu membuat kepala Dinkes Kaltim gelar inspeksi mendadak ke RSUD AMP Tenggarong. Meski informasi perkakas tukang itu telah menyebarluas di dunia maya, sejak beberapa bulan lalu, tim dokter RSUD AMP telah gunakan alat canggih seharga Rp800 juta lebih sebagai pengganti bor manual yang diakui pernah digunakan dan dibenarkan asosiasi dokter bedah tulang. (ind)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
3 months ago | dibaca 266 kali
img
korankaltim
korankaltim
4 months ago | dibaca 1.990 kali
img