Breaking News
Home >> Gaya hidup >> Cintai Budaya, Banyak Jalan Menuju Roma
SALAH satu karya Koetai Art (FOTO: TED/KK)
SALAH satu karya Koetai Art (FOTO: TED/KK)

Cintai Budaya, Banyak Jalan Menuju Roma

BERAGAM cara bisa dilakukan untuk mempertahankan kebudayaan lokal, agar tidak terkikis zaman, baik dilakukan secara individu maupun aksi komunitas. Seperti yang dilakukan Koetai Art di kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara, yang diisi kalangan muda mudi .
Koetai Art, adalah salah satu komunitas yang mengusung budaya lokal, menjadikan sesuatu agar memiliki nilai jual. Dalam perbincangan bersama Koran Kaltim kemarin, pendiri Koetai Art, Wahyu mengungkapkan, Koetai Art menjawab minimnya komunitas untuk mengekslporasi budaya lokal.
“Baru sedikit komunitas yang coba mengeksplorasi kebudayaan lokal, salah satu diantaranya adalah kami,” katanya.
“Dulunya kami membuat majalah digital yang berisi info mengenai kesenian dan kebudayaan lokal. Tapi kami istirahatkan dulu karena tidak ada yang menangani. Sekarang kami membuat kaos, gantungan kunci serta anime ikon yang ada di creative park, yang tentunya bernuansa lokal,” ujarnya.
Berbeda dengan Koetai Art, komunitas Jejak Budaya memiliki cara lain dalam mendalami budaya lokal. Jejak Budaya coba mengeksplorasi secara langsung kebudayaan lokal dengan mendatangi langsung. “Jejak Budaya ini semacam gerakan sosial untuk mempelajari bahwa Indonesia, diberi anugerah yang luar biasa berupa kekayaan budaya lokal,” kata Ketua Jejak Budaya, Imam.
Berbicara tentang kendala, Wahyu dan Imam memiliki pendapat yang sama. Mereka mengungkapkan bahwa kurangnya sumber referensi tertulis yang ada di Kukar, menjadi penghambat yang cukup serius. (ted1116)