Home >> Samarinda >> Dana Jaminan Sosial Bisa Bebani BPJS
JADI PERHATIAN BERSAMA: Nusyirwan Ismail didampingi sang istri  menyerahkan hadiah lomba pada HKN kepada para pemenang disela acara.
JADI PERHATIAN BERSAMA: Nusyirwan Ismail didampingi sang istri menyerahkan hadiah lomba pada HKN kepada para pemenang disela acara.

Dana Jaminan Sosial Bisa Bebani BPJS

SAMARINDA- Sampai saat ini masih banyak warga dalam hal ini peserta jaminan kesehatan nasional (JKN/BPJS) yang tidak percaya dengan pelayanan tingkat pertama di Puskesmas sehingga membuat pembiayaan di tingkat lanjutan menyedot anggaran 74 persen sehingga membahayakan keuangan BPJS Kesehatan.
“Hal ini bisa membahayakan dana jaminan sosial, karena akan menjadi beban yang luar biasa terhadap keuangan BPJS Kesehatan,” ucap Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail dalam sambutannya mewakili walikota pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 52 di Ballroom Buddhist Centre Jl DI Pandjaitan, Sabtu (19/11) akhir pekan lalu.
Untuk mengurangi itu beberapa hal yang dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan. Pertama, bagaimana bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat pelayanan kesehatan yang memang bisa diatasi di puskesmas, cukup di puskesmas sehingga sebagian besar dapat diselesaikan di puskesmas atau pelayanan kesehatan primer.
“Puskesmas bisa menekan angka rujukan pelayanan kesehatan dan menambah kapasitas SDM untuk dapat menyelesaikan berbagai persoalan di pelayanan kesehatan primer, terutama dengan kepastian diagnosa yang dirujuk,” imbuhnya.
Hal penting lainnya lagi bagaimana membuat teknologi informasi yang dapat menunjang kepastian diagnosa di layanan primer. “Untuk teknologi informasi ini, Dinas Kesehatan sudah membuat Sikda dan menjadi contoh juga perhatian nasional. Dengan sistem android, cukup di ponsel bisa daftar ke puskesmas dan bisa mengakses informasi kesehatan,” terang Nusyirwan yang hadir bersama isterinya Sri Lestari.
Disamping dukungan ‘penyelamatan’ dana jaminan sosial yang menjadi beban terhadap keuangan BPJS Kesehatan, Nusyirwan juga mengingatkan kepada mitra BPJS Kesehatan agar terus maksimal dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara kepala Dinkes Samarinda drg Nina Endang Rahayu mengatakan peringatan HKN ke 52 ini menjadi momentum untuk melakukan refleksi kesehatan. “Kami ingin memberikan pesan kepada masyarakat untuk selalu melakukan gerakan ayo hidup sehat dengan melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari, konsumsi sayur dan buah setiap hari, agar sehat dan cerdas, serta cek kesehatan rutin untuk mengontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol di dalam tubuh,” imbuh Nina didamping Kasi Promkes Dinkes Samarinda drg Deasy Evriyani.
Ketua Panitia HKN ke 52 dr Slamet Soebagyo menyebutkan rangkaian kegiatan yang dilakukan diantaranya lomba senam Maumere, pameran Samarinda Inovasi Fiesta dengan mengikutkan 23 Puskesmas dan Dinkes, lomba rangking Posyandu antar kader Posyandu, talkshow kesehatan, Mahakam Sunset Gowes, Kids Run, dan acara puncak peringatan HKN.
“Dalam acara puncak selain pemberian hadiah lomba lomba dan rewards terhadap penegakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sekolah dan di SKPD juga dilakukan sarasehan pola hidup sehat mencegah penyakit tidak menular oleh dr Hendri Wijaya Mars juga dilakukan lomba makanan sehat berbahan dasar protein nabati,” pungkasnya. (ms315/*)