Breaking News
Home >> Gaya hidup >> Darah Bombay, Golongan Darah Terlangka di Dunia
PENYEBUTAN Darah Bombay ini merujuk pada asal ditemukannya kasus perdana darah Bomby yaitu di kota Bombay, India. (FOTO: ilustrasi/net)
PENYEBUTAN Darah Bombay ini merujuk pada asal ditemukannya kasus perdana darah Bomby yaitu di kota Bombay, India. (FOTO: ilustrasi/net)

Darah Bombay, Golongan Darah Terlangka di Dunia

MENGETAHUI golongan darah sangat penting. Dari informasi ini nantinya dapat dilakukan tindakan medis saat seseorang mengalami risiko kesehatan. Misalnya penurunan trombosit yang parah, kebutuhan darah saat operasi, hingga transfuse darah karena banyak darah hilang akibat kecelakaan. Setiap darah yang sehat dapat didonorkan kepada orang lain asalkan memiliki tipe sama.
Umumnya ada empat jenis penggolongan darah yaitu A, B, O, dan AB. Hingga saat ini golongan darah O adalah terbanyak dimiliki oleh populasi manusia yaitu mencapai 49 persen dari populasi. Sisanya yaitu golongan darah A 38 persen, B 10 persen, dan AB sisanya. Di samping itu ada pula penggolongan darah dengan menyertakan rhesus (Rh) yaitu positif atau negative. Misalnya A+, A-, O+, O-, dan sebagainya. Golongan darah AB-termasuk susah dijumpai.
Meski demikian, ada lagi orang yang memiliki golongan darah lebih langka lagi. Penderitanya dikenal memiliki “darah Bombay”. Penyebutan ini merujuk pada asal ditemukannya kasus perdana darah Bomby yaitu di kota Bombay, India. Orang dengan darah Bomby memiliki komposisi darah seperti golongan darah O tapi ada perbedaan antigen dengan golongan darah O pada umumnya.
Dikutip dari laman Republika, pemilik darah Bombay lebih sulit lagi menerima tranfusi darah. Jika sampai tercampur darah yang tidak sejenis antigennya, maka dapat mengalami kehancuran atau lisis pada sel darahnya. Gejalanya seperti pendarahan, pingsan, hingga risiko kemarian. Darah Bombay kurang lebih dimiliki oleh satu dari 250 ribu penduduk di dunia. Di India perbandingan penderitanya adalah satu dari 70-80 ribu orang di sana.
Perbedaan golongan darah tersebut tidak lantas membuat pemilik darah Bombay mudah jatuh sakit. Hanya saja mereka harus sangat selektif ketika membutuhkan bantuan tranfusi darah. Paling mudah yaitu mereka mendapatkan tranfusi dari keluarganya sendiri yang punya tipe darah serupa. (sdc)