Breaking News
Home >> Bontang - Kutim >> Defisit, Anggaran UMKM Dipangkas

Defisit, Anggaran UMKM Dipangkas

BONTANG – Dampak defisit anggaran di Bontang melanda hingga ke sektor usaha kecil. Pemkot memangkas dana pembinaan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Di situasi normal, Pemkot menganggarkan Rp 1 miliar untuk keperluan pembinaan. Tahun depan, belum ada gambaran pasti mengenai anggaran tersebut.
Kasi Pembinaan UMKM Disperindagkop dan UMKM Bontang, Marwati menuturkan, dia belum mendapat kabar mengenai perkembangan anggaran pembinaan. Menurut dia, dana itu sangat penting untuk peningkatan mutu pelaku UMKM lokal di Kota Taman. Dengan begitu, Disperindagkop biasanya mengajak para pelaku usaha untuk membuat pameran, menggelar sosialisasi, pelatihan dan studi banding ke daerah lain.
Dia menambahkan, anggaran pembinaan pada seksi tersebut mulai terusik sejak 2015 lalu. Anggaran yang pada tahun sebelumnya masih mencapai Rp1 miliar, dipangkas menjadi Rp600 juta.
Sedangkan anggaran per dinas, kata dia, hanya cukup untuk kegiatan kesekretariatan. Semisal pembelian Alat Tulis Kantor (ATK) dan belanja lain.
“Tapi tetap kegiatan monitoring ada, pembinaan, pemberian motivasi bagi binaan. Ketika ada bantuan Disperindagkop Provinsi, tetap difasilitasi untuk ikut,” jelasnya.
Anggaran pembinaan yang diterima selama ini, terang dia, sangat berperan untuk menunjang mutu pelaku UMKM Bontang. Apalagi di tengah sengitnya persaingan di industri menengah ke bawah.
Melalui kegiatan pameran misalnya. Selama ini, dalam setahun bisa digelar tiga kali pameran lokal dan tiga kali luar daerah. Seperti kota Makasar, Jakarta, hingga daerah lain di tingkat nasional.
Pelatihan yang dilakukan, bisa dalam berbagai bentuk. Mulai dari pengolahan produk, kemasan, trik pemasaran hingga manajemen usaha. Dengan mendatangkan narasumber berkompeten dalam bidang usaha yang dibahas.
Pembekalan strategi menyikapi pasang surut perjalanan usaha juga kerap menjadi materi pembekalan yang diberikan pada pelaku UMKM lokal. Sehingga, tidak mudah patah semangat ketika menemui kendala dalam perjalanan bisnisnya.
“Khusus kemasan, ini sangat penting dalam menunjang eksistensi bisnis. Karena itu, kami siapkan layanan khusus gratis di UKM Center. Bisa didesain dan cetak di sana, lalu silakan perbanyak sendiri,” demikian Marwati. (ram914)