Breaking News
Home >> Hukum & Kriminal >> Desersi, Polisi Kubar Dipecat

Desersi, Polisi Kubar Dipecat

SENDAWAR – Polres Kubar memberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) satu personelnya, lantaran melanggar tugas dan tanggungjawabnya sebagai anggota Polri, Selasa (4/10) pagi kemarin.
“Di PTDH, karena terbukti meninggalkan kedinasan berturut-turut 30 hari kerja (desersi). Memenuhi unsur Pasal 11 huruf a, Pasal 14 PP No 1/2002, tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian,” kata Kapolres Kubar AKBP Hindarsono, yang memimpin langsung upacara PTDH, di Mapolres di Sendawar, Selasa (4/10) kemarin.
Dia menerangkan, sesuai yang dicanangkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, personel Polri saat ini harus Promoter (Profesional, Moderen, dan Terpercaya). Dia menambahkan, dalam tugas menjaga kamtibmas, keberhasilan Polri ditandai dengan dukungan masyarakat. Karena itu, tugas personel polisi meningkatkan kepercayaan masyarakat.
”Reformasi kultural (menekan budaya koruptif) di dalam dan luar institusi, serta memperkuat citra polisi sebagai sosok yang humanis. Perbaiki layanan publik, profesionalisme penegakkan hukum, meningkatkan stabilitas keamanan dan ketertiban dalam masyarakat,” urainya.
Disamping itu menurutnya, pembersihan eksternal, personel Polres Kubar tidak dibenarkan melakukan pelayanan masyarakat dengan kekerasan, memeras, menerima suap, serta KKN.
“Moderen personel Polri dalam tugas harus bisa menggunakan IT dan aplikasi, menyesuaikan dengan wilayahnya,” ungkapnya.
Untuk diketahui, sejak Januari hingga September 2016, sebanyak 7 personel Polres Kubar dipecat. Berbagai penyebab, diantaranya terlibat peredaran narkoba, judi, desersi, perkelahian dengan masyarakat, 86 menerima suap, serta sejumlah penyebab lainnya.
Selanjutnya, dalam waktu dekat, 13 personel Polres Kubar akan segera disidangkan, terkait beberapa pelanggaran yang tidak jauh berbeda. (imr)