Dipublish: 27 April 2013, 02:38

Dewan Proses PAW Saifuddin dan Asmin Laura

SAMARINDA - Pimpinan DPRD Kaltim telah memproses permohonan Pergantian Antarwaktu (PAW) dua anggota DPRD Kaltim yang diajukan Partai Politik (Parpol), yakni Saifuddin Dj asal Partai Gerindra dan Asmin Laura asal Partai Bulan Bulan (PBB). Calon pengganti Saifuddin Dj diusulkan Gerindra adalah Yosep asal Dapil Kaltim IV (Bontang, Kutim dan Berau). Kemudian Syarif Almahdali asal Dapil Kaltim V (Tarakan, Nunukan, Malinau, Bulungan dan Tana Tidung) akan menggantikan Asmin Laura yang memilih pindah dan menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Hanura. Demikian diungkapkan Sekrtaris DPRD Kaltim, H Fachruddin Djafrie kepada Koran Kaltim, kemarin.
“Hingga saat ini, hanya dua Parpol yang ajukan PAW, yakni Partai Gerindra dan PBB. Usulan itu sudah diproses dan pimpinan DPRD Kaltim sudah menyampaikan surat ke KPU Kaltim untuk menindaklanjuti permohonan PAW Saifuddin Dj dan Asmin Laura Hafid dengan calon penggantinya Yosep dan Syarif Almahdali,” jelas Fachruddin.
Selanjutnya, usulan PAW disam-paikan Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim Ipong Muchlissoni dan Ketua DPW PBB Kaltim Sugianto itu telah ditindaklanjuti sebelum masa pendaftaran Caleg Parpol ke KPU Kaltim yang dimulakan 9 April lalu.
“Proses PAW diajukan Parpol itu berproses normal dan disampaikan sebelum pendaftaran Caleg Parpol ke KPU Kaltim. Awalnya, calon pengganti Saifuddin Dj yakni Yosep dan Asmin Laura kepada Syarif belum bisa diproses, karena syaratannya belum lengkap. Namun, setelah semua berkas dilengkapi, pimpinan DPRD Kaltim meneruskan permohonan PAW ke KPU Kaltim,” bebernya.
Jika berkas dinyatakan lengkap, maka DPRD akan mengusulkan PAW ke Kementerian Dalam Negeri melalui gubernur Kaltim, sehingga PAW dua anggota dewan segera diproses dengan menerbitkan SK Mendagri.
Terpisah, anggota KPU Kaltim Arief Endang Dwi Wahyuni sore kemarin mengaku belum menerima laporan terkait usulan PAW dua anggota DPRD Kaltim.
“Saya belum terima kabar dari sekretariat terkait adanya usulan PAW. Mungkin suratnya baru disampaikan Jumat, sehingga berkasnya masih di meja sekretaris KPU. Coba di cek di sekretariat, jika sudah masuk, KPU pasti segera memproses,” tambah Endang. (sua)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger