Dipublish: 10 Juli 2013, 21:05

Dewan Telah Bahas Tujuh Raperda

BULUNGAN – DPRD Bulungan telah membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tertunda pembahasannya beberapa waktu lalu. Pembahasan dilakukan dengan melibatkan tim Raperda Eksekutif dan DPRD Kabupaten Bulungan. Karena, Raperda akan dibahas itu menyangkut Raperda tentang Menara Telkom, Perlengkapan Angkutan Umum Orang, Marka Jalan dan Rambu Lalu Lintas, Pedoman Pemberian Nama Jalan dan Perizinan Angkutan.
Ketua Baleg DPRD Kabupaten Bulungan, Slamet Harianto menjelaskan bahwa pembahasan Raperda terdiri dua kelompok kerja, masing-masing Pokja I dipimpin Baim dan Pokja II dipimpin Agung Wahyudianto.
“Khusus Pokja II akan membahas Raperda tentang Pencegahan Penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual dan Raperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Sehat,“ ujar Slamet yang berharap pembahasan tuntas seluruhnya pada masa sidang ke II tahun anggaran ini.
Ia menambahkan, untuk tim prolegda DPRD Kabupaten Bulungan pada tahun anggaran ini. Karena, selama 2013 pihaknya telah menyelesaikan 33 dari 40 Raperda yang sudah dicanangkan untuk dituntaskan. Karena itu, diharapkan beberapa Raperda tertunda bisa selesai agar menjadi payung hukum bagi pemerintah sebagai pelaksana pembangunan di daerah.
“Seiring berjalannya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Mau tidak mau, beberapa payung hukum seperti Perda yang mendesak harus segera disiapkan guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,“ kata Slamet.
Menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bulungan sekitar 88 persen atau sekitar Rp600 miliar lebih pada tahun anggaran ini harus menjadi atensi bagi pemangku kepentingan. Untuk mencari berbagai terobosan baru pada bidang pungutan pajak maupun retribusi sebagai wadah untuk mengumpulkan dana segar guna membangun berbagai infrastruktur diharapkan masyarakat. (sah/advhumasdprd)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger