Home >> Politik >> Dicopot dari Banggar, Sapto Jabat Anggota Bapperda
Sarkowi V Zahry
Sarkowi V Zahry

Dicopot dari Banggar, Sapto Jabat Anggota Bapperda

Rotasi Anggota Fraksi Golkar di DPRD Kaltim Kedua Kalinya

SAMARINDA – Bongkar pasang jabatan di alat kelengkapan dewan di DPRD kaltim terus bergulir. Mencari formasi terbaik untuk membuktikan kerja-kerja kerakyatan bagi Partai Golkar di Gedung Karang Paci masih mencari formulasi. Sebelumnya, Fraksi Golkar telah ‘membongkar’ sejumlah jabatan penting pada Rapat Paripurna ke-30
Sarkowi V Zahry resmi menjabat Ketua Fraksi Golkar yang sebelumnya dijabat Andi Harun. Sedangkan Andi Harun tak lagi menduduki jabatan penting. Kali ini, rotasi kembali bergulir. Adalah Sapto Setyo Pramono yang sebeleumnya menjadi anggota di Badan Anggaran digeser kursinya menjadi anggota Badan Perencanaan Peraturan Daerah (Bapperda). Penge-sahan pergeseran ini terungkap dalam Rapat Paripurna ke-32 di ruang rapat Gedung D DPRD Kaltim, Rabu (23/11).
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Syarkowi V Zahri ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/11) mengatakan perombakan ini merupakan kedua kalinya. Ia mengaku, nama Sapto lupa dilampirkan dalam usulan rekomposisi saat paripurna ke-29. “Tidak ada unsur apa-apanya, hanya hal biasa yang dilakukan,” tandasnya.
Dijelaskan dia rotasi AKD di DPRD Kaltim merupakan instruksi pengurus Golkar Kaltim di bawah pimpinan Rita Widyasari. Ia mene-rangkan Rita ingin mene-rima laporan menyangkut aktifnya anggota di fraksi, komisi dan kelengkapan dewan lainnya. Tak kalah penting, kontribusi ter-hadap partai. “Itu semua menjadi bahan evaluasi. Fraksi Golkar ini sangat dinamis kok,” kata dia.
Kuncinya kata Sarkowi kontribusi setiap anggota dewan terhadap tugas-tugas dari partai. Jika tergolong tidak aktif, maka siap-siap untuk dilakukan rotasi. Hal ini juga kata Sarkowi berlaku bagi seluruh anggota DPRD kabupaten/kota.
“Ada surat edaran dari Golkar Kaltim ke kabupaten/kota untuk lakukan hal yang sama. Ibu Rita ini ingin melakukan memodernisasi organisasi,” terang dia.
Sarkowi menjelaskan perihal pemin-dahan Sapto ke Bapperda meng-gantikan dirinya lantaran jadwal kerja yang padat. “Saya tidak bisa fokus di Bapperda karena harus mengurusi partai. Saya tanya Sapto, dia bersedia. Karena masalah jadwal kegiatan saja. Lagipula kata Ibu Rita memperjuang-kan aspirasi masyarakat jangan main-main, semua harus kerahkan tenaga dan komitmen,” tutup Sarkowi. (man)