Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Diduga Pesan Narkoba, RS Diperiksa Lagi

Diduga Pesan Narkoba, RS Diperiksa Lagi


korankaltim
korankaltim
2016-10-06 05:00:56
Oknum Anggota DPRD Kukar yang Ditangkap Pesta Sabu-sabu



SAMARINDA - Meringkuk dibalik jeruji besi ruang tahanan Polresta Samarinda sejak Senin (19/9) lalu karena kasus narkoba, RS (49) oknum anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) kembali diperiksa polisi. Rabu (5/10) RS diduga pesan sabu-sabu untuk dimasukkan ke dalam sel tahanan Polresta Samarinda. Namun, serbuk kristal putih seberat 5,22 gram itu tak sampai masuk ke dalam penjara, karena kurirnya keburu ditangkap polisi.

Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Belny Warlansyah didampingi Kanit Lidik Ipda Edy Susanto mengatakan, dari keterangan sejumlah tahanan yang diperiksa atas temuan sabu-sabu itu menyebut barang haram dimaksud pesanan RS.

“Dari keterangan saksi menyebut jika sabu-sabu itu pesanan RS. Dibayar dengan uang RS yang dikirim melalui layanan pesan singkat perbankan,” ujarnya.

Karena keterangan saksi cukup kuat, ditambah barang bukti sabu-sabu yang digagalkan masuk dalam sel, RS terancam kembali menyandang status tersangka. “RS belum diperiksa. Walaupun tidak mengakui pesan sabu-sabu. Keterangan saksi dan barang bukti sudah cukup untuk ditetapkan jadi tersangka,” jelasnya.

Dijelaskan Edy, kronologis pengungkapan upaya penyelundupan sabu-sabu tersebut berawal dari tertangkapnya seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial Ma (35) yang datang ke Polresta Samarinda membawa tahu isi dan pakaian.

Dihadapan petugas jaga tahanan, Ma mengaku pakaian dan gorengan itu hendak diantarkan kepada suaminya Mg (46). Namun, kejelian petugas, sabu-sabu di dalam tahu isi ditemukan setelah diperiksa. Polisi langsung amankan Ma dan memanggil Mg untuk diperiksa. Dihadapan polisi, Mg mengaku jika gorengan tersebut pesanannya dari tahanan lain berinisial Ar (28) dan Af (23). Namun, dibawakan istrinya, karena sebelumnya mereka komunikasi melalui telepon selular.

Sebanyak 6 tahanan diperiksa dalam kasus tersebut, 2 lainnya adalah Ab (29) dan Ag (34). Polisi juga menjemput seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Bayur Samarinda yang diduga pemasok sabubarang haram tersebut. “Kami masih lakukan penyelidikan, apakah sabu-sabu itu sempat masuk ke dalam lapas sebelum dikeluarkan atau hanya dikendalikan,” papar Edy.

Ditemui awak media, RS membantah sebagai pemesan narkoba tersebut. Dia berdalih hanya diminta tolong salah satu tahanan untuk transfer sejumlah uang. “Mereka pinjam uang minta tolong transfer Rp5,4 juta. Saya transfer uang itu lewat SMS Banking, saya tidak tahu untuk apa,” terangnya.

RS juga mengaku bingung, tiba-tiba dipanggil untuk diperiksa. “Bingung aku ini,” keluhnya. Selama di dalam penjara, RS tak pernah konsumsi narkoba, apalagi pesan narkoba. (dor)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 431 kali
img