Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Digelar, Seminar Parenting Tumbuh Kembang Anak

Digelar, Seminar Parenting Tumbuh Kembang Anak


korankaltim
korankaltim
2016-10-11 05:00:22
SAMARINDA – Komunitas Peduli Tumbuh Kembang Anak Samarinda, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda, menggelar seminar parenting bertajuk “Tumbuh Kembang Anak dan Segala Problematikanya”, yang akan diselenggarakan di Hotel Aston Samarinda, Sabtu (15/10) mendatang.

Pemateri yang dihadirkan antara lain dr. Mira Irmawati, SpA.(K) yang merupakan dokter spesialis anak, dan seorang konsultan tumbuh kembang anak dari Kota Surabaya. Adapula pemerhati anak seperti Rifa Yustiyani dan Rini Budi Setyowati yang didatangkan dari Klinik Liliput Jakarta. Deretan pembicara tersebut juga masih dilengkjapi dengan dihadirkannya mantan Ketua Forum Komunikasi Pemerhati Pendidikan Autis (FKPPA) tahun 2008-2010 Sasmito B Sunarjo.

Penggagas seminar parenting Lida Gani menjelaskan, saat ini banyak orang tua yang belum begitu peduli tentang bagaimana pola asuh, hingga pendidikan serta lingkungan berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak. Selain itu, terkhusus untuk orang tua yang anaknya memiliki keterbatasan, masih kaku dan terpaku dengan stigma negatif soal anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Awalnya kami kenal karena bertemu di sebuah arena bermain di Samarinda. Kami sama-sama memperhatikan tumbuh kembang anak-anak kami. Dari keadaan itu, kami mendapati banyak permasalahan tumbuh kembang anak seperti anak yang lambat bicara, dan lain sebagainya sedangkan untuk penanganannya sendiri di Samarinda khususnya masih belum maksimal. Jadi kami fikir, perlu diadakan seminar ini, untuk membuka kesadaran bersama mengenai hal ini,” ujar Lida didampingi kedua rekannya di Kantor Koran Kaltim, kemarin.

Sementara itu, Maulidya selaku sxekretaris menyebutkan, bahwa seminar ini salah satunya bertujuan menyamakan persepsi dari semua pihak, tentang pola asuh anak yang tepat, menghilangkan kebiasaan menempelkan predikat ‘nakal’ atau ‘bodoh’ hingga autis .

“Salah satu tujuannya, adalah kita ingin menyamakan persepsi tentang pola asuh anak yang tepat, sesuai dengan kondisi anak, kepada semua pihak. Kadang kita sudah berupaya maksimal di rumah, namun di sekolah, guru masing-masing masih menggunakan cara-cara lama, seperti sering menyamakan semua anak dengan kebutuhan khusus yang sebenarnya memiliki banyak jenis dan kategori dengan sebutan anak autis,” paparnya.

Menurut Maulidya, melalui seminar ini, diharapkan para orangtua juga bisa lebih peduli mengenai tumbuh kembang anaknya. Jika sudah mulai mendapatkan hal yang janggal maka orang tua tidak abai dan membiarkan. Karena pada masa tumbuh kembang tersebut akan mempengaruhi perkembangan anak nantinya.

Sedangkan, Nonie Olavia selaku bendahara mengatakan, setelah seminar ini, kegiatan dilanjutkan, dengan sesi konsultasi di Rumah Sakit Thaha Bakrie. Dari 100 kursi peserta yang disediakan panitia, Nonie menyebutkan sudah 80 kursi yang dipesan, masih ada sekitar 20 kursi yang tersedia. De-ngan harga Rp 175 ribu per orang.

“Untuk pendaftaran bisa menghubungi nomor 0822-5440-0098, atau 0812-5826-988, bisa juga via SMS/whatsapp ke nomor 0813-4631-6546,“ tambahnynya.(rs616)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
4 months ago | dibaca 1.373 kali
img