Published On: Sel, Apr 23rd, 2013

Dinas Pasar Siap Kembangkan Pasar Baqa

SAMARINDA- Beberapa pasar tradisonal yang ada di Samarinda akan dilakukan perbaikan oleh Dinas Pasar Samarinda pada tahun ini. Dinas Pasar menginginkan setiap pasar di Samarinda menjadi wadah yang nyaman dan tak menyebabkan kemacetan. Pasar Baqa ini akan diserahkan kepada pihak ketiga yang memerlukan dana Rp 60 Miliar. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pasar Samarinda, Sulaiman Sade kepada Koran Kaltim.
“Kami memang ingin men-ingkatkan kapasitas pasar tradisonal yang ada di Samarinda. Tahun ini fokus pada pasar Merdeka dan Pasar Baqa,” ujarnya belum lama ini.
Ia menambahkan, rencananya akan diserahkan kepada pihak swasta, dimana saat ini sedang dalam proses lelang perencanaan. Pemkot dan Dinas Pasar menginginkan Pasar Baqa diubah menjadi pasar semi modern empat lantai.
“Basement adalah tempat parkir, lantai satu pasar basah, lantai dua pasar kering dan lantai tiga ada cafe dan tempat rekreasi warga,” bebernya.
Sulaiman menambahkan, proses renovasi Pasar Baqa harus menjadi prioritas dan akan segera dilakukan pekerjaan fisiknya. Karena jika semakin lama tertunda maka dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak sosial.
“Pasar ini berfungsi sebagai pasar induk di Samarinda Seberang. Jadi sangat wajar jika renovasinya diprioritaskan. Apalagi sekarang sudah banyak pedagang yang meluber ke jalan dan mengganggu arus lalu lintas,” imbuhnya.
Sementara itu, pedagang yang berada di Pasar Baqa meminta agar Dinas Pasar untuk dapat segera memastikan proses pekerjaan fisik pasar yang berada di Samarinda Seberang tersebut. Apalagi menurut para pedagang kondisi pasar itu sudah sangat kumuh dan tak layak lagi pakai berjualan.
“Coba lihat, di bagian belakang pasar ada tumpukan sampah yang tidak diangkut kurang lebih setahun belakangan ini. Sampah itu hasil kerja bakti teman-teman pedagang dulu,” ungkap Sekertaris Asosiasi Pedagang Pasar Baqa, Ahmad Dardiri.
Pedagang berharapan agar perbaikan Pasar Baqa ini dapat terwujud. Tak hanya Pasar Baqa saja yang kumuh akibat lambannya kinerja Dinas Pasar. Menurut Dardiri, sebagian besar pasar di Samarinda mengalami hal serupa. Menurutnya hal ini harus menjadi evaluasi pihak terkait agar dapat membenahi kinerjanya.
“Kami berharap kondisinya tidak seperti ini terus. Apa yang ada saat ini harus menjadi pelajaran agar kondisinya jauh lebih baik,” pungkasnya. (hfd612)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web