Home >> Olahraga Daerah >> Dipersiapkan Kejurnas 2017 dan PON Remaja

Dipersiapkan Kejurnas 2017 dan PON Remaja

Hasil Kejurnas Kadet dan Pra Kadet di Jakarta

SAMARINDA – Kejurnas kadet dan pra kadet, 24-28 November kemarin, Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) memboyong 21 atletnya untuk berlaga. Mereka nantinya yang akan dipersiapkan untuk berlaga di PON Remaja II mendatang membawa nama Kaltim. Para atlet muda Benua Etam ini tetap dipersiapkan meski hingga saat ini belum ada kepastian pelaksanaannya.
Dari kejurnas peanggar Kaltim sukses menggondol 1 emas dan 2 perunggu. Medali emas dipersembahkan oleh Anissa di senjata degan putri, sedangkan dua perunggu diraih oleh Gebhy Novita dan Daus di nomor senjata sabel putri dan degen putra.
“Anggar ini kan cabang olahraga bela diri menang dan kalah sulit diprediksi, tetapi kami tetap berbangga karena mereka sudah tampil maksimal dan target 1 emas bisa tercapai,” kata Muslimin, Ketua IKASI Kaltim, Senin (28/11) kemarin.
Menurut dia, Anisa sebenarnya tidak ditergetkan meraih medali emasn justru menunjukkan progres yang baik. Dari catatan pelatih, saat kejurnas lalu Anisa hanya masuk 8 besar saja.
Sebelumnya dikabarakan, Kaltim memboyong 21 atlet yang lolos melalui seleksi di ajang kejuaraan daerah untuk mewakili Kaltim di ajang kejurnas kadet dan pra kadet. Ke depannya kata dia mereka akan dipersiapkan kembali mengikuti ajang kejurnas serta PON Remaja, meski pelaksanaannya belum dipastikan kapan di gelar, karena dari pihak kemenpora sudah mencabut surat Jateng sebagai tuan rumah.
“Jadi memang, selekprov yang kami laksanakan kemarin itu selain untuk kejurnas juga, seleksi persiapkan PON Remaja II, artinya kami siap siaga saja. Sehingga, mereka yang sudah terpilih ini akan terus diberikan pembinaan rutin, apalagi mereka ini akan menjadi cikal bakal atlet untuk PON 2020 Papua nanti,” paparnya.
Muslimin menambahkan, atlet-atlet kadet dan pra kadet tersebut akan terus diberikan pembinaan yang rutin dan ini akan menjadi tugas masing-masing pengcab yang atletnya telah terpilih untuk kejurnas kadet dan pra kadet serta PON Remaja 2017 mendatang.
“Nah, ini akan menjadi tugas masing-masing pengcab untuk tetap terus memberikan program pelatihan kepada atlet, sehingga kemampuan mereka tetap terus terjaga, jangan sampai justru malah menurun, karena ini adalah cabang olahraga bela diri, jadi harus terus di asah kemampuannya,” pungkasnya. (rgn)