Disapu Angin, Rumah Amblas ke Laut

0
13

BONTANG – Sebuah rumah di RT 16 Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu sekira pukul 23.30 Wita amblas dan terperosok ke laut. Diduga rumah yang berdiri di atas laut itu amblas terkena sapuan angin kencang. Sebanyak 16 jiwa yang bermukim di dalamnya harus kehilangan tempat tinggal.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Ahmad Yani menjelaskan, insiden nahas tersebut diterima atas laporan salah seorang warga yang diduga berada di lokasi kejadian. BPBD pun bergerak cepat dengan mengirimkan 30 personel yang disiagakan dan bertindak.
Terbagi atas 15 personel yang berada di markas komando (mako) dan 15 personel lain turun melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi barang dan jiwa yang bisa diselamatkan.
BPBD masih melakukan perhitungan kerugian sementara dan melakukan pendataan korban jiwa yang kehilangan rumah. Namun, telah terdata sebanyak 16 jiwa yang terdiri dari 4 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Bangunan yang roboh itu adalah rumah sewa dihuni 4 kepala keluarga.
Rumah berbahan dasar kayu itu diakui merosot ke laut bersama dengan satu sepeda motor. Motor berhasil diselamatakan tim BPBD bersama warga setempat. Insiden tersebut, dikabarkan terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang namun tidak sampai ada korban jiwa. Meski pun beberapa penghuninya sempat ikut terperosok masuk ke laut besama dengan perabotan yang ada di dalamnya.
“Ketika kami melakukan evakuasi. Belum terllihat pemilik lokasi. Baik pihak kecamatan atau kelurahan. Sementara para penghuninya mengungsi dulu untuk sementara waktu,” tutupnya.
Sementara pemilik rumah – Fitriani mengisahkan, dia tak jelas awal kejadiannya. Tiba-tiba saja rumahnya roboh. Disinyalir peristiwa ini terjadi karena pondasi rumah berbahan kayu tersebut sudah lapuk termakan usia sehingga tak kuat menopang beban dari rumah tersebut. Terlebih, pondasi rumah tua ini belum pernah direnovasi selama berdiri di atas laut.
Saat kejadian, Fitriani yang kebetulan berada di dalam rumah bersama suami dan buah hatinya ikut tercebur ke dalam laut. “Alhamdulillah, semuanya selamat dan tidak ada korban jiwa pada saat kejadian,” kata Fitriani.
Dijelaskan Fitriani, kejadian ini tejadi begitu saja pada malam hari, di saat semua anggota keluarganya yang berada di rumah ini sedang tertidur lelap. (ram914)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here