Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Disdik: Yang Resmi Saja Dilarang

Disdik: Yang Resmi Saja Dilarang


korankaltim
korankaltim
2016-10-20 05:00:00
KELUARNYA instruksi Walikota Samarinda terkait pemberantasan pungutan liar membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda merespons positif. Menurut Kadisdikbud Asli Nuryadin, instansinya sama sekali tidak pernah berpikir untuk melakukan pungli, bahkan menurutnya tidak hanya pungli, pungutan resmi juga tidak boleh terjadi di sekolah-sekolah.

“Jangankan pungli, pungutan resmi saja kami larang karena jelas ini dari pusat hingga daerah tidak boleh terjadi. Yang disebut pungutan resmi adalah pungutan seperti sumbangan sukarela dari orangtua murid yang nominalnya sudah ditentukan oleh pihak sekolah, ini jelas melanggar aturan yang berlaku,” ucap Asli kepada media ini kemarin.

Asli tidak menampik kalau ada beberapa sekolah di Samarinda yang masih memerlukan bantuan sehingga memerlukan pungutan resmi, entah itu akrena kondisi sekolah yang rusak atau hal lain, namun karena aturan itu harus di jalankan maka tetap tidak boleh ada pungli.

“Mengenai Dana Bosnas, Bosda dan sebagainya itu, sekolah harus melibatkan komite sekolah dalam hal perencanaan penggunaan. Dari namanya saja jelas itu dana operasional sekolah, jadi penggunaannya juga harus sama. Bisa saja kalau pihak sekolah mengundang komite sekolah dalam hal ini dan tentunya memikirkan mengenai sukarela untuk membantu sekolah namun jelas tidak boleh ada unsur paksaan dan hanya seikhlasnya saja dalam memberikan,” ungkapnya

“Kalau dana sukarela namun nominalnya tidak ditentukan dan dengan catatan tidak ada sanksi bagi anak yang sekolah disana ketika orangtuanya tidak menyumbang ke sekolah bagi saya itu masih dibenarkan. Tetapi ketika ada angka yang ditentukan maka itu sudah tidak benar dan jelas dilarang. Kalau memang ada orangtua murid yang mendapati hal semacam itu dan ada buktinya silahkan lapor ke kami di Diknas,” tegas Asli. (man)

loading...

baca LAINNYA