Disdukcapil Siap Jemput Bola


korankaltim
korankaltim
2016-10-06 05:05:22
Lakukan Perekaman Mobile untuk Warga Jompo dan Sakit



SAMARINDA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda siap menjemput bola alias datang langsung untuk melakukan perekaman data E-KTP kepada masyarakat yang sakit, jompo dan yang memiliki kondisi yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor kecamatan atau kantor Disdukcapil.

Dilatari oleh adanya target perekaman data E-KTP Samarinda sebanyak 85 persen dari total 532.541 jiwa wajib E-KTP. Hingga September 2016, sudah tercapai sebanyak 94,73 persen, berarti ada sekitar 26.420 jiwa yang belum melakukan perekaman data E-KTP.

Untuk itu, Disdukcapil tengah berupaya agar target tersebut tidak hanya dapat terlampaui secara angka, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kesadaran terhadap urgensi kepemilikan E-KTP.

“Sekarang ini, apa sih pelayanan publik yang tidak membutuhkan E-KTP, dari mengurus SIM, transaksi Bank, BPJS dan masih banyak lagi. Untuk itu kita mengingatkan kepada msyarakat yang masih belum melakukan perekaman data E-KTP bisa segera merekam data di Kecamatan masing-masing,” kata Sekretaris Disdukcapil Samarinda HM Subhan kepada Koran Kaltim.

Untuk bisa menerima layanan jemput bola tersebut, warga cukup melapor kepada Disdukcapil dengan melampirkan Kartu keluarga (KK) atau surat keterangan sakit apabila sakit. Setelah menerima laporan, petugas Disdukcapil akan memproses data, jika dikatakan layak maka laporan tersebut ditindaklanjuti.

Setelah data terekam, maka warga jompo atau sakit tersebut, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan E-KTP. Pelayanan ini tidak dipungut biaya, dan melayani setiap hari kerja. Namun jelas Subhan, saat ini proses pencetakan masih terkendala karena blanko E-KTP yang belum tersedia. Samarinda memiliki total 10 alat perekaman yang tersebar di kecamatan sementara untuk alat pencetak hanya tersedia 9 unit.

Dengan kapasitas masing-masing unit alat pencetak 150 KTP per hari, sedangkan untuk alat perekaman maksimal 200 data per hari. “Unit perekaman kita ada 10 unit yang tersebar di masing – masing Kecamatan, kalau alat cetaknya ada 9 unit, 6 di Kecamatan 3 nya di Disdukcapil,” pungkas Subhan. (adv/rs616)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
4 weeks ago | dibaca 2.241 kali
img
korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 176 kali
img