Home >> Kutai Kartanegara >> Dishub Hitung Kebutuhan Rambu Sungai dan Laut

Dishub Hitung Kebutuhan Rambu Sungai dan Laut

TENGGARONG – Dishub Kutai Kartanegara masih menghitung kebu-tuhan rambu lalu lintas perairan yang ada di sungai dan laut untuk lima tahun ke depan, sesuai dengan RPJMD Kukar bidang perhubungan untuk meminimalisir ke-celakaan.
“Selain menghitung kebutuhan rambu lalu lintas jalan darat, kita juga akan menghitung kebutuhan rambu sungai dan laut yang dibutuhkan untuk lima tahun ke depan,” ujar Kadishub Kukar Marsidik kepada Koran Kaltim, belum lama ini.
Dia menambahkan, untuk kawasan hulu Mahakam, moda transportasi sungai sudah berku-rang, sejak tersambungnya akses darat dan dibukanya jembatan Martadipura Kota Bangun.
“Yang masih menggunakan alur sungai adalah angkutan berka-pasitas berat, karena jika harus menggunakan transportasi darat maka akan merusak jalan, ini yang kita antisipasi jangan sampai terjadi,” ujarnya.
Menurut Marsidik, tahun ini Dishub meng-gantikan lampu view yang ada di Danau Semayang dan Melintang, meng-ingat kedua danau ter-sebut sangat luas.
“Ada beberapa lampu yang mati, jika tidak diganti dikhawatirkan masyarakat akan nyasar dan sebagai antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Untuk transportasi perairan laut, juga tidak luput dari perhatian Dishub Kukar. Beberapa rambu laut di Kecamatan Anggana, Samboja, dan Muara Badak serta daerah pesisir lainnya akan dilakukan perawatan, mana yang perlu dilakukan perbaikan maka akan diperbaiki.
“Kebutuhan rambu perairan laut juga masih dilakukan pendataan. Mana rambu lintas perairan laut yang harus dilakukan perawatan dan mana yang diganti,” jelas Mar-sidik.(ran415)